ALAMAK !!! Lahan Sekolah SMPN 23 Makassar Kembali Disoal, Warga Ancam Segel Sekolah

0
7

MAKASSAR — Kamaruddin Solle salah seorang warga Paccinang Raya Talla Baru Makassar mengancam akan menyegel Sekolah Menengah Tingkat Pertama Negeri (SMPN) 23 di Jl Paccinang Raya, Kelurahan Tallo Baru, Kecamatan Panakukang, Makassar, Sulawesi Selatan.

Aksi penyegelan ini dilakukan jika pihak Pemerintah Kota Makassar tidak membayarkan ganti rugi atas lahan tersebut. Pasalnya Kamaruddin mengklaim jika lahan tersebut merupakan miliknya.

Kamaruddin Solle mengaku memiliki bukti kepemilikan tanah yang ditempati sekolah seluas 1.750 meter persegi. Dirinya mengkalim mengantongi surat putusan Mahkamah Agung (MA) Nomor 168K/TUN/2008 perkara kasasi Tata Usaha Negara antara Pertanahan Kota Makassar melawan, Bajirah, selaku nenek Kamaruddin.

“Saya punya bukti otentik jika lahan tersebut milik nenek saya, dan itu diakui hukum,” ujarnya Selasa, 7 Februari 2017.

Dia menjelaskan Dalam isi putusan itu, menyebutkan bahwa sertifikat yang dimiliki Pemkot Makassar atas SMPN 23 batal. Hal itu dikarenakan putusan rapat permusyawaratan MA pada 25 Maret 2009 ditetapkan Ketua MA sebagai ketua majelis, Marina Sidabutar dan Imam Soebeti.

“MA membatalkan sertifikat itu yang diterbitkan Badan Pertanahan Kota Makassar untuk Pemkot Makassar.” Jelasnya.

Atas kesepakatan bersama dengan seluruh ahli waris seperti, Syamsuddin Solle, Sainuddin Solle, Syarifuddin Solle, Salman Solle, dan Salmiah Solle yang diketahui merupakan satu keluarga.

Apabila Pemkot Makassar tidak segera menindaklanjuti dengan membayar ganti rugi lahan yang diklaim miliknya maka mereka akan melakukan penyegelan sekolah kembali dalam minggu ini.

Dia mengaku sebagai ahli waris Sudah cukup lama bersabar dari 2008 sampai dengan sekarang dijanjikan oleh pemerintah kota Makassar dari masa mantan Wali Kota Makassar, Ilham Arif Sirajuddin dan beralih ke Dani Pomanto selaku Wali kota Makassar. Namun hingga saat ini janji tersebut tidak pernah direalisasikan. Demikian dikutip dari salah satu media online. (*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here