Kakanwil BPN Sulsel HM Hikmat Gandeng Aliansi Indonesia Berantas Mafia Tanah

0
41

MAKASSAR, CNEWS — Kepala Kanwil Agraria Badan Pertanahan Nasional (BPN) Provinsi Sulawesi Selatan HM Hikmat marah besar terhadap karut marut persoalan pertanahan di daerah ini. Hikmat menilai, karut marut tersebut tidak terlepas karena dipicu oleh ulah para mafia tanah. Karena itu, tidak mau persoalan agraria ini terus menerus dirusak oleh para mafia tanah, Kakanwil BPN Sulawesi Selatan menggandeng Badan Penelitian Aset Negara,
Aliansi Indonesia dalam memberantas mafia tanah.

“Sebagai lembaga Badan Penelitian Aset Negara, kami menilai Aliansi Indonesia menjadi sangat tepat dalam mengawal dan menumpas para mafia tanah di Sulawesi Selatan,” tandas Hikmat di ruang kerjanya saat menerima kunjungan Aliansi Indonesia, Selasa (7/2/2017).

Hikmat meminta, Aliansi Indonesia dan Kanwil BPN dapat membangun sinergitas untuk meluruskan dan memperbaiki persoalan agraria di Sulawesi Selatan. “Kita sama-sama tumpas para mafia tanah ini, tidak sedikit masyarakat yang sudah dibuat susah dan menderita akibat ulah dan perbuatan mereka,” tandasnya.

Harapan Hikmat dalam menggandeng Aliansi Indonesia tidak sampai disitu saja, dirinya meminta Badan penelitian aset negara ini menjadi garda terdepan dalam mengawal penegakan aturan di bidang pertanahan.

“Saya meminta Aliansi Indonesia, akan sejalan dengan Kanwil BPN untuk mendorong penegakan aturan di bidang pertanahan. Aliansi Indonesia mengawal dan memonitoring aturan dan hukum penegakan dari atas, dan BPN akan bekerja sesuai tufoksinya,” kata Hikmat.

Menanggapi hal tersebut, Ketua Badan Penelitian Aset Negara, Aliansi Indonesia Kota Makassar, Ibrahim Anwar merespon positif sikap Kepala Kanwil BPN Hikmat yang membuka diri dan siap memperbaiki persoalan pertanahan di Sulawesi Selatan.

Dengan menggandeng Aliansi Indonesia, Ibrahim mengapresiasi upaya Kakanwil Hikmat secara khusus dalam penegakkan aturan di bidang pertanahan. “Mudah-mudahan dengan kerjasama yang kita bangun ini bisa memberi solusi dan mengatasi persoalan pertanahan. Kita akan bantu BPN dan menjadi garda terdepan melawan para mafia tanah,” ungkapnya.

Karut marut persoalan pertanahan di Sulawesi Selatan harus segera bisa diakhiri. “Sudah saatnya lembaga negara ini dibersihkan dan bebas dari ulah-ulah mafia yang telah membuat banyak masyarakat susah dan kehilangan hak-hak mereka, jangan lagi ada masyarakat yang menangis karena hak mereka dipermainkan. Kita akan dukung Kepala Kanwil BPN Hikmat untuk bersih-bersih di lingkup BPN Sulawesi Selatan,” pungkasnya.

Hadir dalam pertemuan bersama Kakanwil BPN Sulsel Hikmat di ruang kerjanya, selain Ketua Badan Penelitian Aset Negara, Aliansi Indoesia Kota Makassar Ibrahim Anwar, dihadiri langsung Dewan Penasehat Bunda Elen, dan staf Tamzil. (cn)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here