7 Jam Usai Diserahkan Polisi, 3 Tersangka Korupsi Dana Sosial Ditahan Jaksa

0
2
PAREPARE—Sekitar 7 jam lamanya usai diserahkan pihak Penyidik Kepolisian Polresta ke Pihak Kejaksaan Kamis, 9 Februari siang tadi. 3 tersangka Kasus Korupsi Dana Bantuan Sosial Tahun Anggaran 2013 lalu, akhirnya ditahan Jaksa.
            Penyerahan Barang bukti dan 3 tersangka, dipimpin Kanit.Tipikor Polres Iptu.Muh.Sukri SH. didampingi beberapa penyidik. Pelimpahan ini,  merupakan yang ke 2 kalinya usai sebelumnya, dilimpahkan dan dikembalikan guna penyidikan lebih lengkap.
           Penyerahan dilakukan di ruang Pidana Khusus Kejaksaan Negeri, diterima Langsung Kasi.Pidsus Kejaksaan Muh.Hasby SH.
             Penyerahan Barang Bukti dan tersangka, didampingi Kuasa Hukum tersangka, Gusty Firmansyah SH dan Darwis Nohong SH. Yang ikut mendampingi sejak jam 09.00 pagi hingga pukul 15.30 sore tadi di Kejaksaan.
              Ke 3 Tersangka Korupsi dana Bantuan Sosial untuk Koperasi ini adalah, H.Amran Ambar Spd.Mpd. Kepala Bidang Koperasi Disperindag Kop Suaib SE, dan Ketua Koperasi “Cempaka Raya” Ghazali Parenta SH.
          Ke 3 nya digirinh ke Kejaksaan dengan Pakain yang berbeda, H
Amran Ambar, menggunakan jeans warna Hitam dengan Kemeja warna putih, seragam Umum bagi ASN lingkup Pemkot Parepare di Hari Kamis, Suaib pun demikian Ia bahkan dilengkapi dengan Atribut lambang dan kepangkatan, sementara Ghazali Parenta menggunakan seragam sipil umum dengan rapi.
               Ke 3 tersangka sekitar 7 jam, berada di ruang Pidsus Kejaksaan, Usai sholat Ashar, sekitar pukul 15.30, mereka akhirnya dinyatakan akan ditahan Jaksa dan selanjutnya dititip di Lapas Parepare sejak Kamis, sore tadi.
            Kuasa Hukum Terdakwa Darwis Nohong SH dan Gusti Firmansyah SH, usai Sholat Ashar sore tadi, akhirnya mengakui Kliennya akam ditajan pihak Kejaksaan sore tadi, dan Ia berharap akan melakukan upaya hukum lainnya, pasca penahanan Jaksa tentunya dengan Jaminan yang memudahkan proses penanganan kasus korupsi ini.
             H.Amran Ambar Spd.Mpd.sesaat sebelum di tahan Kejaksaan, mengungkapkan tidak sepersen pun menerima, dana Bantuan sosial yang dimaksud fiktif, namun Ia sadar ada mekanisme hukum yang perlu ditempu, “Saya tidak menerima sepersen pun dana fiktif yang dituduhkan, namun ada mekanisme hukum yang Ia harus patuhi, dan itu Ia siap jalani, jika dan ini ada indikasi Ia dikriminalisasi” ungkapnya saat menuruni tangga Kejaksaan sesaat akan diboyong ke mobil sebagai Tahanan Jaksa di Lapas.
             Ke 3 tersangka Korupsi dana Sosial bantuan untuk Koperasi ini, diduga menyalah gunakan anggaran Rp.425 Juta, Nilai itu sekaligus menjadi Indikasi kerugian Negara dalam kasus ini, Sedianya Dana Rp.1,8 Miliar itu diperuntukkan bagi Dana Bergulir untuk Koperasi dan Pengadaan Gerobak Untuk Kegiatan Anggota Koperasi, namun di lapangan, dana bergulir itu terindikasi tidak tersalur secara tepat dan gerobaknya dinilai kurang dan diluar ketentuan.
          Ke 3 tersangka, diboyong ke Lapas Parepare menggunakan Kendaraan Operasional Kejaksaan, Didampingi Kasi.Pidsus Muh.Hasby SH. H.Amran Ambar Spd.Mpd terlihat ditemui staffnya menggunakan Kostum Dinas, Sementara Suaib SE, yang menggunakan motor ke Kejaksaan hanya bisa menitipkam motornya di Kantor Kejaksaan.(effendy)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here