Harga Tiket Maskapai Susi Air Dinilai ‘Mencekik’

0
38

LUWU UTARA, CNEWS — Harga tiket maskapai perintis di Kabupaten Luwu Utara, Sulawesi Selatan dinilai ‘mencekik’. Untuk rute penerbangan Masamba ke Rampi tidak tanggung-tanggung hingga mencapai Rp 657 ribu. Mahalnya harga tiket pesawat perintis tersebut membuat warga bukannya merasa terbantu dengan kehadiran pesawat ini, justru warga menilai sangat memberatkan.

Salah satu sorotan berasal dari Forum LSM PERS Luwu Utara. Maskapai penerbangan Perintis Susi Air yang melayani rute Masamba-Rampi dinilai berlebihan. Alasannya, pendapatan per kapita masyarakat Rampi yang belum begitu besar menjadi beban terhadap harga yang ditetapkan oleh Susi Air. “Saya benar-benar sangat kaget mendapat keluhan masyarakat Seko dan Rampi tentang harga tiket pesawat perintis Susi Air yang mencapai Rp. 657.000,” ujar Samsir

Dari keluhan tersebut Samsir mengharapkan agar Pemerintah Daerah Luwu Utara segera mengevaluasi terkait harga tiket yang tergolong sangat mahal,
Semoga Pemda segera memanggil pihak terkait agar harga tiket bisa dijangkau oleh masyarakat.

Salah satu penumpang Rampi saat ditemui diruang kedatangan penumpang Bandara Andi Djemma Masamba tanggal 10/02/2017 atas nama Seriani Kohe, dirinya mengatakan jika hal ini dibiarkan berlarut-larut maka sama halnya kami masyarakat yang tidak punya penghasilan apa-apa secara otomatis terpaksa lebih memilih jalan kaki lewat darat selama 3 hari. Tuturnya

Saat dikonfirmasi dengan Ibu Wati Manager Susi Air Bandara Andi Djemma Masamba lewat via thelepone dikatakan bahwa penerbangan yang ada saat ini dicarter oleh PT. Indonesia Survei Mandiri (ISM).

Ditambahkan bahwa terkait harga tiket di Luwu Utara, pihaknya sebatas melaksanakan perintah karena ini sudah perintah dari Pusat.

Samsir menambahkan agar pemerintah segera mengambil langkah tegas agar masyarakat miskin tidak semakin miskin hanya karena tiket.
Masih Samsir menyebutkan pemerintah sengaja membangun bandara di daerah terisolir Seko dan Rampi itu dikarenakan akses jalan darat yang sulit dilalui dan merupakan pemerataan pembangunan sehingga terwujud kesejahteraan masyarakat secara merata. (LAPORAN : FRANS)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here