Kejari Rampungkan Berkas Dugaan Pungutan Liar di SMAN 1 Makassar

0
5

Penyidik Kejaksaan Negeri (Kejari) Makassar kini tengah merampungkan berkas penyelidikan kasus dugaan korupsi, terkait pungutan liar (Pungli) di SMA Negeri 1 Makassar, tahun 2016.

Dimana dalam kasus tersebut, penyidik telah menemukan adanya pungutan pembayaran dari calon siswa baru yang ingin diterima masuk di sekolah unggulan tersebut.

Penyidik menemukan adanya dugaan, oknum pihak sekolah meminta pembayaran terhadap calon siswa baru yang tidak lulus, agar bisa diterima dan diluluskan masuk ke sekolah yang beralamat di Jalan Gunung Bawakaraeng, Makassar.

Modus yang dilakukan oleh oknum pihak sekolah, dengan cara meminta uang pembayaran untuk alasan menambah bangku kelas agar bisa tetap, diterima di sekolah tersebut.

Kepala Kejaksaan Negeri Makassar, Deddy Suwardy Surachman, menyebutkan bila penanganan kasus tersebut masih dalam proses tahap penyelidikan.

“Penyelidikannya masih sementara berproses di Pidsus dan sudah tahap proses perampungan,” singkat Deddy, Minggu (26/2/2017).

Dikonfirmasi terpisah Kepala Seksi Intelejen Kejari Makassar, Alham menuturkan bila penyidik kini sementara tengah merampungkan berkas penyelidikan kasus tersebut.

“Tinggal lima orang saksi lagi, yang akan kita mintai keterangannya,” ujar Alham.

Hanya saja dia enggan menyebutkan siapa saja, kelima saksi yang dimaksud tersebut. Karena penyidik menurut dia masih dalam tahap, Puldata dan Pulbaket. Sehingga belum bisa terlalu bisa di ekspose ke publik.

Terkait progres, Alham tidak menampik bila penyelidikan kasus tersebut, sudah mencapai 75 persen. Hanya saja kata dia, masih ada beberapa saksi lagi yang, masih akan dimintai keterangannya.

Sedangkan terkait alat bukti, Alham mengaku bila penyidik telah mengatongi lebih dari dua alat bukti. Bahkan penyidik setelah melakukan pemeriksaan terhadap semua saksi.

“Rencananya penetapan tersangkanya, nanti setelah kasus ini ditingkatkan ketahap penyidikan dan setelah penyelidikannya rampung,” tandasnya.

Hanya saja Alham masih enggan menyebutkan siapa saja, bakal calon tersangka. Dalam kasus ini yang telah dikantongi oleh penyidik. Dia berdalih nanti setelah ditingkatkan ke penyidikan, baru akan di ekspose siapa saja yang dijadikan tersangka. Demikian dikutip dari salah satu media online. (*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here