Kadis Penanaman Modal dan Perizinan Terpadu Satu Pintu, Andi Bukti Djufrie Bakal Atur Zonasi Minimarket

0
54

MAKASSAR — Dinas Penanaman Modal dan Perizinan Terpadu Satu Atap (PMTSA) Makassar akan meninjau ulang izin-izin minimarket. Banyak minimarket berdiri tidak mematuhi zonasi dan mengepung pasar tradisional.

Kepala Dinas PMTSA, Andi Bukti Djufrie menegaskan, minimarket yang tidak sesuai aturan zonasi dipastikan tidak akan diperpanjang izinnya lagi. Kecuali dipindahkan ke tempat yang sesuai zonasinya.

“Kami tetap mendukung keberadaan minimarket. Tetapi kami harap juga perhatikan zonasi. Ini agar tidak ada pihak yang dirugikan,” tegas Bukti.

Minimarket seperti jaringan Alfamart dan Indomaret di Makassar tidak hanya beberapa di antaranya tak berizin. Banyak pula gerai minimarket yang berdampingan pasar tradisional. Pedagang kecil di pasar tradisional dipaksa bersaing dengan peritel besar.

Keberadaan minimarket yang mengepung pasar tradisional antara lain terlihat di sekitar Pasar Tamamaung, Pasar Pajjaiyang, dan Pasar Daya. Peraturan Daerah (Perda) Kota Makassar Nomor 15 tahun 2009 pasal 22 ayat 2 telah mempertegas keberadaan minimarket harus memperhatikan jarak dengan pasar tradisional.

Kepala Seksi Usaha dan Sarana Perdagangan Dinas Perdagangan Kota Makassar, Abdul Hamid mengatakan, Perda Nomor 15 juga mempertegas bahwa minimarket harus memperhatikan kondisi sosial ekonomi masyarakat dan keberadaan pasar tradisional.

“Keberadaan minimarket dan pasar tradisional tidak boleh saling mengganggu atau terlalu berdekatan juga sudah diatur di Perpres nomor 112 tahun 2007 dan Permendag nomor 70 tahun 2013,” ujar Hamid dikuitp dari salah satu media online. (*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here