Ketokohan Perempuan Dilibatkan Dalam Pembangunan

0
25
PAREPARE—Walikota Parepare, DR. HM. Taufan Pawe, SH. MH dalam membangun Kota Parepare menuju Kota yang maju dan punya daya saing mengupayakan agar proses perencanaan dan pembangunannya senantiasa partisipatif dengan melibatkan semua unsur tanpa terkecuali.
Usai  sebelumnya melaksanakan musyawarah perencanaan pembangunan (musrembang) dengan melibatkan masyarakat kemudian anak-anak, kali ini menggelar musrembang dengan melibatkan perempuan dalam menyusun perumusan perencanaan pembangunan di Kota Parepare.
Musrembang perempuan yang dihadiri sedikitnya 60 peserta dilaksanakan dengan metode diskusi kelompok untuk membahas isu-isu  pembangunan yang berkaitan dengan perempuan. Seperti menciptakan ruang bagi
perempuan dalam pembangunan daerah, kekerasan terhadap perempuan termasuk didalamnya kekerasan dalam rumah tangga, lingkungan bekerja dan tempat umum, pemberdayaan perempuan melalui kegiatan ekonomi produktif serta perencanaan pembangunan yang  responsif gender.
Taufan mengungkapkan peran kaum perempuan dalam proses pembangunan merupakan sumber daya yang belum dimanfaatkan secara optimal untuk memberikan sumbangan ekonomi dalam pembangunan.
“Ini yang harus kita manfaatkan bagaimana meningkatkan peran dan pemberdayaan perempuan sebagai motivator dan akselerasi proses pembangunan daerah agar pembangunan yang dilaksanakan betul – betul untuk kemaslahatan”, papar Taufan, di Barugae, Kamis (2/3/2017).
Dikatakan Taufan, pembangunan  dilaksanakan selama kurung waktu tiga tahun terakhir di Kota Parepare sebenarnya sebagian besar  memperhatikan perempuan. Terbukti pembangunan Balai Ainun Habibie,  berhasil dilaksanakan untuk memperkuat pemberdayaan perempuan di Kota Parepare.
“Kami jajaran Pemerintah Kota memang dari awal  memikirkan untuk menghadirkan ikon yang mewakili peran perempuan seperti Balai Ainun. Ini menjadi bukti,  kami memang berkomitmen untuk selalu melibatkan perempuan dalam proses pembangunan,” ungkap Taufan.   
Melalui forum musrembang perempuan yang baru pertama kali dilaksanakan di Sulsel ini kata Taufan, sengaja dibuka ruang partisipasi agar para parempuan khususnya di Kota Parepare dapat terlibat langsung dalam perumusan
perencanaan pembangunan di kota ini.
“Forum ini jadi panggung untuk kaum prempuan berbicara, saya sangat apresiasi forum ini  Karena, bisa dijadikan instrumen dan perkuatan menuju pembangunan dengan memperhatikan skala prioritas yang ujung-ujungnya untuk
kesejahteraan rakyat” ungkapnya.
Ia pun mengharapkan agar musrembang perempuan yang dilaksanakan ini dapat menghasilkan rekomendasi – rekomendasi  dalam rangka mewujudkan pembangunan kota Parepare yang juga pro terhadap perempuan.

“Kami ingin melibatkan para prempuan untuk memajukan kota ini, mereka harus mampu memberikan kontribusi dan buah pemikiran, sehingga kami jajaran Pemerintah Kota dalam melaksanakan pembangunan tetap peduli dengan peran perempuan,” harapnya.(effendy)

  

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here