MENCENGANGKAN !!! Pencurian Listrik Rugikan PLN Sulselrabar Hingga Rp 70 Miliar

0
1

MAKASSAR – Aksi pencurian listrik yang kerap dilakukan sejumlah oknum tak bertanggung jawab semakin meresahkan.

Tak tanggung-tanggung, kerugian yang dialami PT PLN (Persero) setiap tahunnya mencapai Rp 70 miliar. Hal itu diungkapkan General Manager PLN wilayah Sulawesi Selatan, Tenggara dan Barat (Sulselrabar), Bob Sahril.

“Per tahunnya itu kerugian yang dialami akibat pencurian listrik sekitar Rp 60-70 miliar,” ungkapnya di kantor PLN wilayah Sulselrabar, Jalan Hertasning, Rabu 29 Maret 2017.

Ia mengungkapkan, secara umum pencurian biasanya dilakukan industri dan rumah tangga. Namun lanjut Bob, rumah tangga paling mendominasi kasus pencurian listrik di wilayah pimpinannya.

Kerugian itu, tidak hanya dialami PLN melainkan juga dirasakan masyarakat. Sebab hal itu berpotensi mengakibatkan terjadinya kelebihan daya pada travo.

“Sejumlah travo kita jadi overload akibat pencurian listrik ini,” ujarnya.

Delapan persen dari populasi travo di wilayah Sulselrabar kata Bob sudah mengalami overload atau kelebihan daya.

Olehnya itu, PLN memberikan ultimatum bagi para pelanggar penggunaan listrik tersebut. Bob menyatakan, bagi pengguna yang melakukan penggunaan listrik yang tidak sesuai dengan kesepakatan antara pelanggan dan PLN tentu akan dikenakan sanksi.

“Sanksinya bisa berupa pemutusan listrik sementara sampai penggunaan listrik secara tidak resmi bisa dibayar oleh pelanggan atau pelaku yang bersangkutan,” ungkap Bob.

Ia juga menjelaskan, pembongkaran kilo watt hour meter (kwh meter) juga dilakukan PLN jika menemukan kecurangan yang dilakukan pelanggan.

Meski belum bisa menyebutkan berapa jumlah kwh meter yang sudah dibongkar untuk wilayah Sulselrabar, Bob menegaskan pembongkaran kwh dilakukan jika pelanggan terbukti melakukan kecurangan.

Kecurangan yang dimaksud dalam hal ini seperti menyabotase kwh meter agar pembayaran listrik lebih murah dari konsumsinya. (*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here