WOW !!! Makassar-Taipei Jajaki Pengembangan Kota Kembar

0
42

Pemerintah Kota Makassar dan pengusaha asal Taipei melakukan penjajakan kerja sama di bidang pengembangan kota kembar (sister city) untuk bersama-sama memajukan kota.

“Pertemuan kami dengan pihak Taipei ini adalah tindak lanjut dari pertemuan-pertemuan yang kita lakukan dengan pengusaha-pengusaha mancanegara dan penjajakan kerja sama adalah adanya kesamaan visi dan misi dalam mengembangkan kota,” ujar Wali Kota Makassar Moh Ramdhan Pomanto di Makassar, Jumat 31 Maret 2017.

Wali kota yang menerima rombongan Director General Taipe Economic and Trade Office in Surabaya Jeffrey S C Hsiao di rumah jabatannya itu berharap kerja sama yang akan dibangunnya itu dapat menjadikan Makassar sebagai kota dunia.

Ia menjelaskan, sister city atau kota kembar adalah konsep penggandengan dua kota yang berbeda lokasi dan administrasi politik dengan tujuan menjalin hubungan budaya dan kontak sosial antarpenduduk.

Dihadapan delegasi asal Taipei itu, dirinya menyebut peluang investasi di Makassar sangat menjanjikan di sektor apa saja karena pada semua sektor sedang bertumbuh khususnya sarana prasarana dan infrastruktur.

Sedangkan di bidang pendidikan, sebagai ibu kota provinsi, Makassar menjadi sentrum pendidikan di Sulawesi Selatan. Lembaga pendidikan formal dan informal banyak bertumbuh di Makassar.

Untuk potensi perikanan Makassar juga layak jual dengan panjang garis pantai 36.1 km, dan produksi perikanan laut sebanyak 12.731.14 ton dan potensi hasil tangkapan 18.000 ton.

Sementara itu, Director General Taipe Economic and Trade Office in Surabaya Jeffrey S C Hsiao dalam pertemuan tersebut mengaku optimistis jika kerja sama dengan Makassar akan menguntungkan dua kota.

Sebelumnya, Makassar memiliki hubungan sister city dengan Lismore, New South Wales dan Taipe memiliki hubungan sister city dengan tiga kota di ASEAN yaitu Manila, dan Quezon di Filipina, serta Ho Chi Minh di Vietnam.

“Makassar dan Taipei dua kota yang memiliki tipologi yang mirip. Keduanya adalah water front city. Sungai – sungai yang ada di Taipe seluruhnya bermuara ke Selat Taiwan dan Laut Cina Timur. Sementara Makassar memiliki Pantai Losari dan wilayah pulau serta pesisir,” jelas Direktur Hsiao.

Sister city yang akan dikembangkan oleh Taipe dan Makassar bergerak di bidang pendidikan, maritim, perikanan, dan pelabuhan. Infrastruktur kemaritiman yang ada di Makassar dinilai Direktur Hsiao sangat menunjang berkembangnya sektor maritim di kota daeng.

“Taipei juga memiliki pelabuhan laut di keelung yang mayoritas melayani peti kemas. Seperti halnya Makassar yang juga melayani transportasi penumpang antar pulau selain peti kemas,” lanjut Direktur Hsiao.(*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here