Kepala UPT Dinas Pendidikan Sabbang, Mursalim ‘Warning’ Guru Kuttu

0
1

LUWU UTARA, CNEWS —- Guru atau tenaga pengjar merupakan ujung tombak dalam proses belajar mengajar di sekolah. Sebab, guru merupakan elemen terpenting dalam sebuah sistem pendidikan yang ada. Sehingga kehadiran seorang guru di sekolah sangat dibutuhkan dan penting dalam setiap kegiatan proses belajar mengajar. Guru tidak boleh malas atau “kuttu’ Hal itu ditegaskan Kepala UPT Dinas Pendidikan Kecamatan Sabbang Muslimin SPd kepada celebesnews, Jumat 21 April 2017.

Muslimin menjelaskan, sebaiknya setiap guru yang ada di Kecamatan Sabbang untuk selalu rajin hadir mengajar di sekolah. Alasannya, kata Muslimin, karena tugas seorang guru sangat mulia mendidik dan membimbing para generasi penerus bangsa secara terarah. Namun, sangat disayangkan kalau ada guru atau tenaga pengjar yang sangat dinantikan kehadirannya selama ini di sekolah, tetapi malas untuk hadir dan mengajar.

Padahal, guru itu sangat dibutukan kehadirannya untuk mengajar peserta didik sebagai bentuk pengabdian dalam menjalankan amanah seorang guru.
Di samping itu, guru dinantikan untuk dapat membentuk sikap positif dan perilaku siswa/siswi di sekolah tersebut.

Ia pun menambahkan, apa yang disampaikan itu terkait banyaknya laporan yang masuk, kalau terdapat guru malas masuk mengajar di sekolah.
Bahkan terkesan ada yang berkeliaran, serta ada juga sudah bandel. “Persoalan ini  sesuai data dan laporan yang saya terima, bahwa terdapat beberapa orang guru kelas malas mengajar bahkan ada yang memang sudah membandel,” tuturnya.

Olehnya itu, disarankan kepada guru yang bersangkutan apabila malas dan lama tidak hadir mengajar di sekolah sekiranya dapat mengembalikan gaji yang sudah diterima.

Dia menegaskan, selain sanksi untuk mengembalikan gaji yang sudah diterima, guru yang bersangkutan akan segera dicopot jabatannya sebagai guru dan akan dialihkan atau dimutasi sebagai staf biasa di Kantor Unit Pelaksana Teknis Dinas  (UPTD) setempat. “Jadi mulai sekarang para pengawas dan para kepala sekolah agar segera melaporkan jika masih terdapat guru kelas malas mengajar dan tidak hadir di sekolah. Sebab, sanksi tersebut sudah menunggunya sesuai aturan yang berlaku,”tegasnya.

Dijelaskannya, aturan dan sanksi seperti itu harus diterapkan dan diberlakukan. Mengingat kepribadian guru dapat memberikan perhatian, suportif dan motivasi untuk meningkatkan keterampilan dan prestasi belajar siswa/siswi di sekolah. (LAPORAN : SAMSIR-FRANS)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here