Kabag Program RSUD Syekh Yusuf Gowa dan Guru Besar Unhas Mendapat Pelayanan tak Menyenangkan di RM Apong

0
4

MAKASSAR — Hati-hati makan di RM Apong yang terletak di Jl Boulevard, Panakukkang, Kota Makassar. Hal itu pun menjadi perhatian sejumlah pengunjung rumah makan seafood ini. Pasalnya, Minggu (14/5) sekitar pukul 17.50 Wita, sejumlah tamu rumah makan tersebut mengeluhkan pelayanan di RM Apong tersebut.

Minggu itu jelang maghrib, sedikitnya delapan orang tamu yang merupakan guru-guru besar bergelar doktor dari Unhas mampir untuk makan sore jelang malam seusai mengikuti kegiatan pelatihan jurnal di Unhas pada siangnya.

Para guru besar itu mampir untuk makan dan ditraktir oleh salah seorang pejabat Gowa yang juga adalah peserta dari pelatihan jurnal tersebut.

H Muh Taslim, nama pejabat Gowa itu. Dia datang bersama istrinya dan membawa para doktor Unhas itu makan malam di Apong. Sesaat masuk memesan room VIP untuk isi 10 orang dengan nilai transaksi minimal Rp 1,2 juta, merekapun mulai menikmati hidangan yang dipesan.

Memasuki waktu maghrib, H Muh Taslim lalu pamit sebentar untuk shalat maghrib dan meninggalkan rekan-rekannya di ruang VIP tersebut yang tengah menyantap hidangan.

Namun usai shalat, H Muh Taslim kaget melihat rekan-rekannya sudah berada di luar ruangan. Begitu dia tanya, para guru besar itupun mengeluh mengaku telah diusir keluar ruangan VIP oleh seorang staf Apong bernama Lena.

Alasan Lena, ruangan VIP itu harus dikosongkan segera karena sudah ada tamu yang reservasi baru.

Disampaikan alasan itu, H Muh Taslim langsung protes managemen RM Apong. Kepada Lena, H Muh Taslim yang juga adalah Kabag Program pada RSUD Syekh Yusuf Gowa ini memprotes keras pola pelayanan pihak Apong yang dinilainya tidak menghargai tamu.

“Masa tamu-tamu saya diusir keluar. Awalnya kita pesan ruangan VIP itu karena menurut pihak Apong memang lagi kosong, tidak ada yang reservasi. Managemen Apong telah membuat saya kecewa. Ini memalukan. Saya juga malu lantaran tamu-tamu saya tidak enak makan di rumah makan ini,” kata H Muh Taslim yang berusaha dihubungkan bicara dengan pemilik RM Apong via ponsel pelayan setempat.

H Muh Taslim pun lebih kecewa dengan jawaban pihak managemen Apong yang meminta agar dirinya bersama para doktor tersebut masuk kembali saja ke ruang VIP itu.

“Namun saya sudah tidak mau lagi, saya dan tamu-tamu saya menilai pelayanan RM Apong ini sangat tidak bagus, saya kecewa sekali,” kilah H Muh Taslim.

Sementara itu pihak RM Apong melalui Nita yang dikonfirmasi media via ponsel, Senin (15/5) siang mengaku tidak tahu persoalan itu. “Saya ini hanya bagian kasir pak, tapi saya akan sampaikan ke managemen soal keluhan tamu tersebut,” tutur Nita via ponsel. Demikian dikutip dari laman satu satu media online.  (*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here