Nah, Kok Bisa yah ? Hidup Miskin, Namanya Malah Dihapus Dari Penerima Beras Sejahtera

0
148
SINJAI, CNEWS —- Hafsah (65) warga Lingkungan Langguli, Kelurahan Samataring Kecamatan Sinjai Timur hanya bisa pasrah setelah dirinya berada di Kantor Lurah untuk meminta jatah beras sejahtera (Rastra), harapannya untuk memenuhi kebutuhan hidup selama Bulan Suci Ramadhan tahun ini melalui bantuan pemerintah pupus sudah.
Namanya tidak lagi tercatat sebagai penerima setelah pemerintah menghapus datanya dari daftar penerima rastra, padahal sebagai janda selama 20 tahun yang kini hidup tanpa penghasilan apa-apa sangat membutuhkan bantuan Pemerintah.
“Saya baru tahu jika nama dicoret dari daftar penerima setelah di kantor lurah, saat itu ingin menebus beras miskin yang mau saya pake untuk kebutuhan selama bulan ramadhan namun ternyata nama saya sudah tidak terdaftar lagi, baru tahun ini dicoret yang sebelumnya mendapat”Katanya.
Kepala Kelurahan Samataring Hasbullah ketika dikonfirmasi adanya warganya yang tidak menerima bantuan Rastra tahun 2017 menunjukkan menantang awak media untuk melakukan kroscek data yang ada dikelurahan saat ini.
“Datang saja disini saya tunjukkan karna memang namanya tidak ada dalam daftar, saya tidak tau siapa yang mendata,”Kata Hasbullah.
Ketika ditanya alasan pencoretan nama warganya mendapatkan rastra padahal layak untuk mendapatkan, dirinya mengaku itu kewenangan pusat. “Pusat yang menentukan itu kita pergi saja disini kalau tidak percaya karna memang datanya sudah tidak ada, bukan kita yang tentukan itu,”Bebernya.
Sementara Sekretaris Daerah Kabupaten Sinjai Taiyyeb A Mappesere mengatakan mengatakan saat ini Pemkab Sinjai terus melakukan usaha dan protes tentang data penerima rastra yang saat ini ada masalah di Sinjai.
Taiyyeb menyalahkan jika apabila ada penerima Rastra tahun ini yang tercoret maka itu merupakan hasil pendataan dari bawah (Desa dan kelurahan) yang tidak akurat.”Itu bukan Pemerintah Kabupaten, Kan itu Melalui musyawarah desa atau kelurahan, untuk menetapkan siapa lagi yang berhak menerima, siapa tidak.” Katanya.
Menurut Sekda Memang itu masalahnya dulu pendataan melalui PPLS, itu juga makanya selalu diprotes terus, sehingga tidak ada yang menentukan selain desa maupun kelurahan.”Tetapi sekarang mau diperbaiki, jadi dia harus lakukan verifikasi Itulah yang saya minta dipercepat supaya bisa dirubah cepat,Iya bisa saja dirubah itu, kita gabung dulu baru diusulkan ke pusat” Terangnya.
Jatah jumlah penerima bantuan Beras Sejahtera (Rastra) bagi Keluarga Penerima Manfaat (KPM) yang ada di Kabupaten Sinjai untuk tahun 2017 ini mengalami pengurangan kuota jumlah penerima.
Hal tersebut dibenarkan Kepala Bagian Administrasi Perekonomian Setdakab Sinjai, A. Asdar Paddu.
Asdar mengatakan pengurangan jatah kuota penerima bantuan untuk Keluarga Penerima Manfaat (KPM) di Kabupaten Sinjai, sudah berdasarkan data yang mereka terima dari pusat setelah melalui verifikasi dan validasi data.
“Untuk tahun 2016 jatahnya sebanyak 13.274 kepala keluarga, namun tahun 2017 ini menjadi 11.974 kepala keluarga atau berkurang sebanyak 1.327 kepala keluarga,”Kuncinya. (LAPORAN : ANDI RAHMAT BIRO KABUPATEN SINJAI )

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here