Deflasi tinggi, BPS Apresiasi Danny Pomanto

0
1
MAKASSAR —- MAKASSAR – Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Sulawesi Selatan baru-baru ini merilis data yang menyebut Makassar masuk sebagai satu dari tujuh kota yang mengalami deflasi tertinggi di Indonesia. Atas prestasi ini,

Kepala BPS Sulsel Nursam Salam memberi ucapan selamat dan ikon jempol kepada Wali Kota Makassar Mohammad Ramdhan Pomanto yang ia sampaikan melalui pesan singkat. “Alhamdulillah, Makassar hebat adindaku yang terhormat, betapa tidak dalam menghadapi bulan Ramadan justru inflasi, dan masuk tujuh (7) besar kota di Indonesia yang mengalami deflasi tertinggi,” tulis Nursam disertai ikon acungan jempol melalui pesan singkat, Jumat (2/6).

Pujian yang dialamatkan pada Danny ia nilai tidak berlebih. Sebab, di tengah kekhawatiran nasional akan tingginya angka inflasi, Pemerintah Kota Makassar justru menempatkan kota yang berjuluk Anging Mammiri ini sebagai kota dengan tingkat deflasi tinggi secara nasional. “Luar biasa, selamat, Adinda (Danny Pomanto) yang terhormat. Warga kota Makassar dalam persiapan bulan suci Ramadan justru deflasi, ini luar biasa,” tulisnya.

Nursam menyebutkan salah satu problem yang dihadapi oleh pemerintah pusat saat ini adalah menyangkut inflasi.
Ia menyebutkan inflasi menjadi ketakutan sebab dapat berdampak buruk dan merugikan masyarakat dengan meningkatnya harga kebutuhan. “Hal ini karena inflasi akan menyebabkan menurunnya investasi, mendorong kenaikan suku bunga, spekulasi penanaman modal, terhambatnya pembangunan ekonomi, defisit neraca pembarayan, ketidakstabilan ekonomi, dan menurunnya kesejahteraan masyarakat,” jelas Nursam.
Ia melanjutkan, analisa ini ikut dikuatkan oleh Bank Indonesia yang menyatakan kekhawatiran akan tingginya inflasi karena berbagai gejolak dalam negeri seperti anomali iklim dan kenaikan tarif listrik.
Belum lagi lonjakan kebutuhan di bulan ramadhan yang juga bisa memicu kenaikan harga bahan pokok. Sementara itu, Danny yang menerima pesan tersebut usai menggelar buka bareng 5.000-an kaum dhuafa dan anak yatim se-kota Makassar di Pantai Losari menyampaikan rasa syukur mendalam. Ia menganggap capaian itu merupakan kerja keras bersama seluruh elemen masyarakat dan birokrasi lingkup Pemkot Makassar. “Alhamdulillah, satu lagi keberkahan bulan Ramadan yang diperoleh kota ini.
Hal ini tentu tidak lepas dari kerja keras dan kekompakan kita bersama didukung berbagai elemen masyarakat,” jawab Danny. (*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here