Polisi Diminta Lengkapi BAP Shabu 1,6 Kg, Berstatus Anak Jaksa Lepas Tersangka

0
9
PAREPARE—-Pihak Kejaksaan Negeri Parepare mengembalikan berkas Perkara Muh.Ikhsan Bin Syamsul, anak yang tertangkap menguasai Shabu 1,6 Kg Satuan Narkoba Polres Parepare Pekan lalu.
Dengan pengembalian berkas acara pidana (BAP) dari Kejaksaan ke Kepolisian itu, Pihak Kepolisian diminta melengkapi Berkas perkara dengan menambah 2 nama Pihak yang dianggap turut membantu dalam peredaran Narkoba 1,6 Kg melalui Pintu Pelabuhan Parepare.
“Terkait perkara narkotika 1,6 kg tersangka Muh.Ikhsan Bin Syamsul, 8 Juni 2017 itu, bersamaan dengan berakhirnya masa penahanan, dan Penyidik Kepolisian belum memenuhi petunjuk tim JPU yang berakibat tersangka lepas demi hukum, karena tersangkanya berstatus anak, Meski statusnya sebagai tersangka itu tetap, hanya saja masa penahanannya menurut aturan UU sudah berakhir , sehingga tersangkanya harus dikeluarkan dari tahanan (lepas demi hukum)” ungkap Reskyana Damayamti SH.MH.Kajari Parepare.
Dengan demikian, pihak Kepolisian meski melalukan penyidikan ulang dan melengkapi 3 tersangka yang dianggap ikut berperan dalam peredaram Narkotika 1,6 Kg yang dibawa TSK Akhsan ke Parepare. Ke 3 nama TSK itu masing masing Perempuan RR, lelaki  MS dan BB. Yang kini Buron, Semtara Keberadaan Tersangka Akhsan, kini lepas dan tidak diketahui keberadaanya.
Kasat Narkoba Polres Parepare AKP.Dony Dunggio SH.S.Ik, mengatakan Sebelumnya tersangka Akhsan, sudah menjalani proses penyidikan dan dituntut sesuai dengan amanat Undang undang yang tertuang dalam No.35 Tahun 2009 tentang Narkotika. Dimana Hukuman minimalnya 20 tahun Penjaran dan Maksimal Seumur Hidup atau Hukuman Mati dan sudah dilimpahkan di Kejaksaan namun dikembalikan karena dinilai kurang lengkap, ungkap AKP
Donny.
 Sebelumnya pihak Kepolisian juga melakukan Rekonstruksi Penangkapan Tersangka Akhsan yang membawa Shabu 1,6 Kg. Dan melengkapi semua petunjuk Jaksa, Cuman P-19 Untuk Penetapan Tersangka Baru dari 2 DPO yang lain.
Hanya saja kata AKP.Donny, Tidak bisa  langsung menetapkan status Orang lain, sebagai TSK, “Penetapam TSK Baru mesti dilalukan penyelidikan dulu baru ke Penyidikan, yang sudah jelas, Membawa barang narkotika mereka tidak terima berkas kami apalagi yang sementara masih DPO., jelas mantan Kasat.Narkoba Polres Luwu Utara ini.(Effendy)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here