Kapolsek Curiga Penggalian Makam Gadis Cantik di Jeneponto Karena ingin Ambil Pengikat Kain Kapan Mayat

0
35
JENEPONTO — Kepala Kepolisian Sektor (Polsek) Tamalatea AKP Syahrul turung langsung ketempat kejadian Perkara (TKP) kuburan yang digali oleh orang tak dikenal di Kampung Beru Desa Bonto Sungguh kecamatan Tamalatea, Minggu, 2 Juli 2017.

Menurut Kapolsek Tamalatea, kejadian yang diperkirakan dilakukan sekitar pukul 04.wita itu diperkirakan dilakukan oleh oknum masyarakat yang akan mengambil pengikat mayat atau kain kapan mayat tersebut.

“oknum tersebut melakukan itu kemungkinan untuk mengambil pengikat kain kapan mayat tersebut, untuk dijadikan syarat menggunakan ilmu hitam, karena kalau mayatnya yang dia mau ambil kemungkinan posisi mayat bergeser, tapi posisi mayat tetap utuh dan tidak bergeser,”Kata AKP Syahrul
Dari kejadian itu, pihak kepolisian akan tetap melakukan penyelidikan untuk mengetahui siapa pelaku penggalian kuburan itu. “kami tetap akan menindak lanjuti kejadian itu, untuk mengetahui siapa pelakunya, untuk itu kami harap bantua masyarakat untuk mambantu polisi mengusut pelaku penggalian kuburan itu, dan masyarakat tetap waspada jangan sampai kejadian ini terulang lagi”Harapnya
Dimana sebelumnyaa, Masyarakat Kampung Beru Desa Bonto Sungguh Kecamatan Tamalatea Kabupaten Jeneponto digegerkan dengan kuburan tergali yang berlokasi dibelakan rumah warga, Minggu, 2 Juli 2017.

 

Kuburan yang tergali merupakan kuburan Jenazah gadis cantik almarhumah Shelvia (16), yang meninggal pada hari Rabu, 28 Juni 2017 malam, di rumah sakit wahidin makassar, akibat kecelakaan. Almarhumah Shelvia, anak sulung dari dua bersaudara pasangan Sakri daeng Rani dengan Bungaria dan merupakan siswi SMK Embo, Shelvia meninggal, di rumah sakit wahidin makassar, Rabu, 28 Juni 2017 akibat jatuh dari sepeda motor. Demikian dikutip dari salah satu media online. (*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here