BPN Jelaskan Lahan Gedung RS Type B Plus Bersertifikat 3 Bidang

0
4

PAREPARE—-Polemik di masyarakat wilayah Tonrangeng, Kelurahan Lumpue Kecamatan Bacukiki Barat, terkait lahan pembangunan rumah sakit yang dianggap berkurang dari luas awal 7,1 Hekatare yang diukur Pemerintah Kota Parepare, menjadi 34,800 M Persegi. Pihak Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kota Parepare menilai tidak hilang, melainkan terbagi atas 3 Bidang

Kepala Seksi Infrastruktur Pertahanan Akhmad, saat memberikan konfirmasi ke jajaran Pemerintah Kota Parepare Selasa siang tadi.antaranya, Kabag. Hukum, Suriani, SH, Kabag Pemerintahan Andi Nurhatina, S.Sos, Kepala Bidang Aset, Basuki Busrah dan Kasi Penataan dan Pengadaan Lahan, Ulfah Lanto.

Ia membantah tegas terkait informasi lahan rumah sakit yang dianggap berkurang dari ukuran sebelumnya versi warga.
“Tidak akurat dia punya data menyampaikan seperti itu. Ini cuma kesalahpahaman yang terjadi. Tanah Pemda untuk pembangunan rumah sakit tidak hilang atau kurang,” tegas Akhmad.

Dijelaskan Akhmad, luas lahan yang dipersiapkan Pemerintah Kota Parepare untuk pembangunan Rumah Sakit Tipe B Plus seluas 7,1 hektar dipecah menjadi tiga bagian dikarenakan aturan teknis yang diatur dalam Pertanahan, sertifikat tanah tidak bisa dibuat menjadi satu bagian jika lokasi terpisah fasilitas umum atau sungai.

“Tekhnisnya, di BPN tidak bisa menerbitkan satu sertifikat, kalau dibatasi sungai atau fasilitas umum. Jadinya kami membagi tiga sertifikat dengan luas 34.800 meter ribu persegi, 23.507 meter ribu persegi dan 12.917 meter ribu persegi,”Ungkap Akhmad.
Akhmad menilai, Pemerintah Kota Parepare sendiri untuk pengurusan sertifikat tanah sudah mengajukan permohonan pembuatan sertifikat lahan Rumah Sakit Tipe B Plus.

Ulfa Lanto, Kasi Penataan Lahan Untuk RS Type B Plus, terkait pengurusan sertifikat tanah reklamasi tersebut, pihak Dinas Perumahan Pemukiman dan Pertanahan bersama BPN Kota Parepare sementara memproses penerbitan sertifikat 3 bidang lahan untuk tumah sakit.(Effendy)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here