Manajemen RSUD Andi Djemma Jangan ‘Tutup Mata’ Warga Resah Pungutan Parkir !!!

0
2

LUWU UTARA, CNEWS — Pungutan parkir di Rumah sakit Andi Djemma Masamba Kabupaten Luwu Utara kembali mendapat sorotan tajam. Bukannya, mendapat atensi serius dan dibenahi oleh pihak manajemen rumah sakit, namun justru bengkalai persoalan pungutan parkir kendaraan keluarga pasien ini terus berjalan.

Lantas apa sesungguhnya yang terjadi pada ‘lahan basah’ dari pungutan parkir kendaraan keluarga pasien di rumah sakit ini, mengapa keluhan masyarakat tidak pernah mendapat tanggapan dari pihak manajemen rumah sakit, serta kemana aliran pungutan parkir yang ada, masyarakat menanti jawaban atas pertanyaan-pertanyaan ada tersebut, semoga di tangan pimpinan Direktur rumah sakit Andi Djemma yang baru, dr Hariadi bisa membawa perubahan dan tidak memberatkan lagi keluarga pasien dari pungutan biaya parkir kendaraan.

Wartawan Media Celebesnews Biro Luwu Utara, Frans mencoba melakukan penelusuran dan investigasi terhadap adanya laporan masyarakat yang kerap merasa diresahkan oleh pungutan parkir kendaraan keluarga pasien.

Kebetulan pada waktu yang bersamaan Wartawan Media Celebesnews Biro Luwu Utara, Frans memiliki keluarga yang dirawat di rumah sakit ini. Apa yang menjadi keluhan dan sorotan masyarakat selama ini terhadap pungutan parkir tersebut memang betul seperti dialami oleh wartawan Media Celebesnews.

Sistem perparkiran di rumah sakit ini memang memberatkan keluarga pasien yang memiliki kendaraan. Tidak jarang keluarga pesian hanya keluar sebentar dengan kendaraannya dan bila kembali datang ke rumah sakit memarkir kendaraannya, lantas keluar lagi untuk suatu kebutuhan tetap dibebankan pembayaran.

Sebenarnya keluhan pungutan ini sudah lama menjadi sorotan masyarakat, lagi-lagi manajemen rumah sakit yang baru semoga tidak ‘tutup mata’ atas apa terjadi. Sudah saatnya, di tangan Direktur Rumah Sakit Andi Djemma yang baru lebih kreatif menciptakan peluang untuk mendatangkan pendapatan, bukan dengan membebani masyarakat.

Bukan tidak mungkin, keluarga pasien yang datang juga berasal dari keluarga kurang mampu sehingga beban bagi mereka semakin berat. Hati nurani dan ketulusan yang perlu hadir dalam menengahi persoalan perparkiran.

Direktur Rumah Sakit Andi Djemma dr Hariadi juga tidak membantah soal adanya keluhan pungutan parkir. Namun sebagai pejabat baru di rumah sakit ini semoga persoalan ini segeta mendapat atensi serius.

Masih kata dr Hariadi bahwa hingga saat ini dirinya juga belum perna membaca acuan keabsahan pungutan parkiran. “Namun saya mendengar bahwa pihak rumah sakit mengacu kepada Perbup tetapi saya juga belum pernah membacanya,” katanya.

Sementara itu, Ketua Ipmil UIT Rifan mendesak aparat kepolisian untuk mengusut legalitas pungutan parkir tersebut. “Ini sangat miris jika masyarakat pengunjung Rumah sakit terus- menerus dipungut biaya parkir Setiap keluar-masuk. Ini justru menambah beban masyarakat yang sedang memikirkan biaya pengobatan keluarga, ataupun kerabatnya, ditambah lagi dengan memikirkan biaya parkiran yang harus dibayar Setiap kali melewati pos jaga parkiran,”tandasnya. (LAPORAN : FRANS)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here