Yayasan P3AI Merasa Dirugikan!

0
25

SINJAI, CNEWS — CNEWS- Terkait persoalan kegiatan pelatihan yang dilakukan oleh Yayasan P3AI dalam hal ini pengembangan kelembagaan Bumdesa beberapa waktu lalu dengan teknologi Entreprenuer yang telah menilep dana 20 juta per kepala desa kini kembali di tanggapi oleh Ketua yayasan, Alwi.

Menurut Alwi pihaknya saat ini sangat dirugikan karena adanya pembatalan sepihak oleh pemda terkait pelatihan tersebut sedangkan kepala desa telah melakukan registrasi.
” punglinya dimana? Pelanggarannya dimana?Ini prosesnya panjang pak dan sudah sesuai mekanisme yang berlaku, mulai dari disposisi bupati ke sekda kemudian diteruskan ke Dinas PMD untuk dilakukan telaah, dan di kembalikan disposisi tersebut ke bupati lagi diteruskan ke sekda untuk ditindak lanjuti ke PMD karna hasil petunjuk disposisi mengatakan apakah betul lembaga tersebut bisa melakukan pelatihan dan bisa menggunakan dana desa, sehingga dengan dasar itulah melalui PMD kabupaten Sinjai bersurat ke pendamping desa untuk diteruskan ke kepala desa “, ungkap Alwi melaui via selulernya, Rabu (12/07/2017).
Ia menambahkan pihak yayasan hanya sebatas memfasilitasi untuk kegiatan desa untuk melakukan pelatihan.
” sesuai rujukan DP3M mengatakan kalau kegiatan ini dianggap penting silahkan untuk mengikuti pelatihan tersebut, tidak ada unsur paksaan karena dari 39 desa yang teregestrasi hanya 19 desa yang melakukan pembayaran dan itu sudah kami kembalikan ke masing-masing desa sesuai yang dibayarkan ke kami “, tambahnya.
Sebelumnya belasan aktivis dari beberapa organisasi di Kabupaten Sinjai yang di kordinir oleh Khair Khalis Syurkati mendatangi Kantor DPRD Sinjai Menyampaikan Aspirasi terkait beberapa polemik yang terjadi di Kabupaten Sinjai, salah satunya yakni polemik pelatihan Bumdes, Senin (10/7/2017) yang dilakukan oleh salah satu Yayasan yang dinilai tidak sesuai regulasi bahkan dinilai tidak memberi kulifikasi yang yang urgen dengan pembayaran 20 Juta Per Desa.
Parahnya Andi Darmawansyah selaku pemerhati desa di kabupaten Sinjai mendatangi kantor kejaksaan Sinjai beberapa waktu yang lalu untuk mengadukan kegiatan pelatihan yang dilakukan oleh YP3AI terkait pengembangan kelembagaan Bumdes dengan teknologi Entreprenuer yang telah menilep dana 20 juta per kepala desa. (adi)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here