Menigkatkan Prospek Sapi, Pemda Sinjai Studi Banding Ke Jawa Timur

0
64

SINJAI, CNEWS- Bertempat di Balai Besar Inseminasi Buatan (BBIB) Singosari di Desa Toyomarto Kecamatan Singosari Kabupaten Malang Provinsi Jawa Timur, Senin (24/07) Pemerintah Kabupaten Sinjai melalui Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (DPKH) melakukan studi banding terkait inseminasi buatan dalam penggemukan sapi.

Sekertaris Daerah (Sekda) Sinjai H. Taiyeb A. Mappasere mengatakan kunjungan ini bertujuan untuk belajar meningkatkan produktivitas peternakan sapi di Kabupaten Sinjai dengan program Sapi Indukan Wajib Bunting (SIWAB), dengan mempercepat birahi kepada sapi indukan tersebut agar populasi sapi di Sinjai meningkat.
“Sistem inseminasi buatan memang luar biasa, karena beberapa waktu lalu pihak BBIB Singosari ke Sinjai selama 4 hari. Namun sudah bisa membuat 900 ekor di Sinjai sudah wajib bunting. Jelas itu sangat membantu karena Sinjai termasuk penyuplai sapi di Sulsel.”Katanya.
Kemudian dikatakan Prospek peternakan sapi di Sinjai sangat bagus, sehingga ini harus di manfaatkan dengan baik agar pelaksanaan studi banding kita ini sesuai harapan kita bersama.
“Kita berharap kepada Camat, Kepala Desa, dan kelompok tani yang hadir ditempat ini, sekiranya memanfaatkan program ini, dan menginfentarisir sapi yg ada di wilayahnya dan berkordinasi dengan Dinas Peternakan.” Terangnya.
Sementara, Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (DPKH) Sinjai, Drh, Aminuddin Zainuddin MM mengatakan sistem pengembangan sapi di Jawa Timur sangat berbeda jauh dengan Kabupaten Sinjai.
“Sistem ini sudah terbukti sangat membantu masyarakat di sini karena pendapatan peternak sapi meningkat hingga 4 kali lipat dengan sistem yang dapat membantu meningkatkan populasi dan produktivitas ternak,”Bebernya.
Terpisah Kepala Bidang Pelayanan Teknis BBIB Singosari, Suharyanto mengaku sangat menyambut kunjungan rombongan studi banding dari Sinjai.
Hadir mendampingi Sekda Sinjai Asisten II dr. Nikmat B. Situru, Staf Ahli Bupati Sinjai Bidang Ekonomi dan Keuangan Muh. Irfan, Kepala DPKH Drh. Aminuddin Zainuddin, Anggota Komisi 2 DPRD, Para Camat, serta Kepala Desa dan beberapa kelompok ternak. (adi)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here