Sekda Sebut Harga Garam Naik di Sinjai Wajar Karena Pasokan Berkurang

0
2

SINJAI, CNEWS Banyaknya pemberitaan dibeberapa media terkait harga garam yang melonjak tinggi di beberapa daerah, membuat pemerintah daerah Kabupaten Sinjai melalui Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) melakukan pemantauan langsung di Pasar Sentral Sinjai, Rabu (02/08).

Usai memantau harga garam, Sekertaris Daerah Sinjai, H. Taiyeb A. Mappasere membenarkan adanya kenaikan harga garam, namun ia menilai kenaikan tersebut wajar akibat pasokan yang berkurang.

“Wajarlah harga garam naik Rp. 500-Rp 1. 000 pe rkilo karena pasokan memang berkurang akibat pengaruh musim hujan, ini sama dengan kebutuhan lainnya kalau pasokan berkurang harganya sedikit naik”,  ujarnya.

Namun ia menyoroti pemberitaan di berbagai media yang menyatakan garam langka di pasaran.

“Buktinya sekarang banyak garam di pasaran dan konsumen tidak pernah mengeluh karena kehabisan garam,” katanya.

Ia berharap kepada pemerintah pusat agar mencermati pemberitaan tersebut agar jangan ada oknum spekulan yang memanfaatkan situasi seperti ini dengan menimbun garam.

Selanjutnya, Pemerintah Daerah Sinjai akan memberikan informasi dan analisis kepada Pemerintah Pusat terkait kondisi yang ada di daerah ini sehingga dapat menjadi rujukan bagi pemerintah  yang rencananya akan mengimpor garam dari negara lain.

Dalam pemantauan Sekda Sinjai didampingi oleh Kasat Reskrim Polres Sinjai, AKP Sardan, Kadis Kominfo dan Persandian Sinjai, H. Firdaus dan tim TPID Sinjai. (adi)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here