Keluarga Terpidana Kasus DID Luwu Utara Minta Penegak Hukum Sentuh Semua yang Terlibat

0
21

LUWU UTARA, CNEWS — Keluarga terpidana PPTK H Agung dalam kasus DID Kabupaten Luwu Utara, Sulawesi Selatan, H Sakaruddin meminta penegak hukum tidak berhenti dan hanya menyentuh lapisan bawah dalam kasus ini, meski dirinya mengaku ikhlas menerima vonis yang dijatuhkan kepada saudara kandungnya tersebut.

Menurut Sakaruddin, proyek senilai Rp 24 miliar pada Dinas Pendidikan Luwu Utara tersebut diperkirakan tidak hanya melibatkan saudara kandungnya, namun diperkirakan juga turut dinikmati oleh pengambil kebijakan.

“Keluarga dan masyarakat Luwu Utara pasti menunggu dan berharap bahwa negara tak boleh kalah atas kasus DID siapapun dia, apapun jabatanya hendaknya dapat diproses seadil-adilnya sesuai peran dan apa yang didapatkan dari proyek ini,” Tandas H Sakaruddin.

Menurutnya, aliran dana proyek DID tersebut tidak mungkin dinikmati oleh hanya seorang saudara kandungnya. Harusnya, semua pihak yang dinilai terlibat diperiksana oleh penagak hukum.

Lanjutnya, siapa pun yang menerima gratifikasi dan dalam bentuk apa, serta ada atau tidak terjadi mark-up harga dalam proyek tersebut, kesemuanya ini negara tidak boleh kalah. “Namun cepat atau lambat maka penikmat proyek DID Lutra akan mempertanggung jawabkan di depan hukum ingat persoalan DID Lutra bukan persoalan H. agung sendiri, akan tetapi persoalan DID dengan dana yang cukup besar adalah uang rakyat Lutra, dan banyak pihak yang menuntut keadilan siapa pun pelakunya,” ujarnya.

H Agung, kata Sakaruddin sudah dituntut Negara, sesuai porsi kesalahnya, sehingga idealnya atasan tertingginya pun harus bertanggung jawab, dan tidak boleh cuci tangan apalagi bebas kesana kemari. (frans)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here