Pasca OTT, DPRD Minta Ganti Bagian Pembangunan dan Bentuk ULP Baru

0
39

PAREPARE, — Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Parepare meminta kepada Pemerintah Kota (Pemkot) Parepare untuk segera mengganti sejumlah Pegawai Negeri Sipil (PNS) di Unit Layanan Pengadaan (ULP) Bagian Pembangunan, pasca Operasi Tangkap Tangan (OTT) Tim Saber Pungli, Senin (31/7/2017) sore lalu. Termasuk mengganti Kepala Bagian (Kabag) Pembangunan, Muh Ansar yabg dinilai gagal melakukan pengawasan di leding sektornya.

Kelima pejabat ULP kini berstatus tersangka dan ditahan di rutan Polres Parepare. Masing-masing Ketua ULP Zulkarnaen, Mustadirham yang juga Ketua KNPI Parepare, Dede Alamsyah, Idris dan Bahman. Tim Saber Pungli juga mengamankan puluhan juta uang tunai dan sejumlah dokumen di ruang ULP.

Hal itu diungkapkan Sekretaris Komisi III, Heri Ahmadi saat dikonfirmasi via selulernya, Kamis (3/8/2017). “Surat sudah dibuat untuk pemanggilan Kabag Pembangunan, namun lebih dahulu dibahas persoalan ULP, dalam hal ini Walikota untuk membentuk panitia ULP yang baru,” katanya.

Menurut legislator NasDem ini, pergantian ULP guna menstabilkan kembali kondisi lelang yang telah dijadwalkan sebelumnya. “Kami minta juga membatalkan semua pelelangan proyek yang berhubungan dengan OTT dan melakukan pelelangan kembali setelah terbentuknya panitia ULP yang baru,” pintanya.

Heri menegaskan, ini merupakan kejadian yang semestinya tidak terjadi jika atasan lansung ULP atau Kepala Bagian Pembangunan memperketat pengawasan di leading sektornya. “Walikota perlu mempertimbang mengganti Kabag Pembangunan karena kurang melakukan pengawasan kepada ULP sehingga terjaring OTT,” tegas dia. (Effendy)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here