Sekda Berang, Gelar Rapat Evaluasi Pekan Depan, Tidak ada Pendataan, Tiba-tiba Ribuan Warga Sinjai Non Aktif Kepesertaan BPJS nya

0
36

SINJAI, CNEWS – Pemberitaan terkait persoalan keluhan warga Desa Turungan Baji Kecamatan Sinjai Barat, Mariani yang saat ini tengah kebingungan akibat ketidak jelasan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Penerima Bantuan Iuran (PBI) yang tiba-tiba dinon aktifkan, serta pernyataan Kepala BPJS Sinjai yang mengatakan ada sebanyak 5.577 BPJS PBI yang di nonaktifkan kini sampai ditelinga pemerintah deerah (Pemda), Sabtu (05/08).

Sekretaris Derah (Sekda) Sinjai Taiyyeb A Mappasere rencananya kembali akan melaksanakan rapat koordinasi (Rakor) bersama dengan instansi terkait. “Ini persoalan lagi bagi kita kok tiba-tiba ada penonaktifan tanpa Pemda ketahui,
“Saya mau adakan pertemuan minggu depan, kenapa ada persoalan yang seperti ini tanpa ada pemberitahuan. Nantinya akan kita sampaikan ke Kemensos, tidak ada pendataan kok langsung di nonaktifkan”, kata Taiyyeb.

Lebih lanjut Tayyeb menduga pusat seakan-akan memberikan beban kepada Daerah dengan memotong kuotanya karena ini PBI ABPN yang dibayarkan pusat. “Inshaa Allah hari selasa depan kita akan rapatkan,”Tambahnya.

Terpisah Kepala BPJS Sinjai Jabbar mengaku kalau memang pada tanggal 29 Juli 2017 atas permintaan Kementrian Sosial untuk memberhentikan 400.000 lebih pengguna BPI BPJS di seluruh indonesia.

“Di Sinjai sendiri ada 5.577 yang dinonaktifkan, karena ini perintah, Kita cuma dikasi surat perintah penonaktifan dan itu dilaksanakan” Kata Jabbar. (LAPORAN : ADI PESTA IRAWAN)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here