Kepemilikan Kartu Identitas Anak di Sinjai Baru Sekitar 30 Persen

0
85

SINJAI, CNEWS – Penerapan kebijakan Kartu Identitas Anak (KIA) memberikan banyak manfaat karena tidak hanya sekedar kartu identitas, maupun sebagai syarat-syarat administrasi seperti untuk pembuatan tabungan. Salah satu manfaat dari terbitnya KIA ini akan sangat berpeluang dalam perlindungan anak dari tindak kekerasan.

Begitu halnya di kabupaten Sinjai menurut Kepala Bidang Pelayanan dan Pencatatan Sipil Hj. Nuraeni Nuhung, saat dutemui di ruang kerjanya, Selasa (08/08) mengatakan saat ini di Sinjai tercatat sudah ada sekitar 26 ribu KIA, atau 60% (persen) dari jumlah anak yang masuk ke Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Sinjai siap dicetak. Sedangkan jumlah KIA yang sudah tersalurkan saat ini sudah mencapai kisaran 30 persen.
“Kartu identitas anak yang sudah selesai dicetak langsung diantar ke sekolah masing-masing, bahkan ada yang langsung menjemput ke kantor Disdukcapil,” katanya.
Lebih lanjut dikatakan, dengan memiliki KIA selain memiliki identitas sebagai warga negara Indonesia juga diharapkan anak  mendapatkan akses layanan publik yang lebih mudah misalnya untuk membuka rekening bank, berobat di puskesmas atau rumah sakit, mengurus pasport dan layanan publik lainnya.
Diketahui KIA adalah program Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) yang tertuang dalam Peraturan Menteri Dalam Negeri (Permendagri) Nomor 2 Tahun 2016 tentang Kartu Identitas Anak (KIA).
Kartu Identitas Anak diterbitkan oleh pemerintah untuk pendataan, perlindungan, dan pemenuhan hak konstitusional. (adi)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here