Ikatan Pelajar Muhammadiyah Desak DPRD Makassar Awasi THM Berkedok Resto dan Cafe

0
71

Ikatan Pelajar Muhammadiyah (IPM) Kota Makassar menggelar aksi unjuk rasa di depan Gudung DPRD Kota Makassar, pada Jumat (11/8/2017).

Massa dari IPM mendesak untuk segera menindak lanjuti banyaknya tempat hiburan malam yang berkedok sebagai resto dan cafe. Karena ini mempengaruhi lingkungan pendidikan yang semakin tidak berkarakter.

“Belum lagi keprihatinan kami terhadap pergaulan pelajar yang saat ini mulai keluar dari koridor kebudayaan sebagai langkah pembentukan karakter penerus bangsa” kata Ketua Bidang Advokasi IPM Makassar, Muhmmad Ali Mahban dalam orasinya

Dia berharap dengan adanya Perda yang mengatur THM tersebut mampu menciptakan lingkungan sekolah bebas dari “racun – racun” perusak moral bangsa.

“Didalam peraturan daerah nomor 5 tahun 2011 pasal 33 (1), yakni tempat usaha rumah bernyayi keluarga, karoke, klub malam, diskotik, panti pijat, dilarang berada dalam radius 200 (dua ratus) meter dari tempat ibadah dan sekolah,”

Olehnya, pihaknya menuntut Pemkot dan DPRD Makassar untuk dalam poin – poin sebagai berikut.

Menganggap Pemkot Makassar tidak serius dalam menjalankan amanah Perda yang telah disepakati bersama DPRD Kota Makassar. Menduga adanya kongkalikong antara pengusaha – pengusaha cafe dan resto serta rumah bernyayi dengan Pemkot dan DPRD Makassar. Menindak lanjuti THM berkedok cafe dan resto serta rumah bernyayi yang melanggar Perda nomor 5 tahun 2011 pasal 33 (1). Menuntut kepada DPRD Makassar melakukan evaluasi sebagai fungsi pengawasan legislatif terhadap perizinan yang dikelaurkan Pemkot terhadap cafe dan resto. Memandang Perda Perda nomor 5 tahun 2011 banyak yang dilanggar sehingga pihaknya memnuntut agar Perda tersebut direvisi dari tindak pidana ringan menjadi tindak pidana yang berat. (zul)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here