MENGECEWAKAN !!! Wasit Futsal Turnamen BRI CUP 2017 Luwu Utara Diduga ‘Main Mata’

0
52

LUWU UTARA, CNEWS — Dalam rangka memeriahkan HUT RI Ke-72 tahun, Kabupaten Luwu Utara menggelar turnamen futsal yang diselenggarakan oleh BRI CUP.

Turnamen kali ini diikuti oleh 64 tim futsal lokal Kabupaten Luwu Utara dan berlangsung sangat meriah.

Dalam pertandingan tersebut, wasit yang memimpin jalannya pertandingan atas nama Arman dinilai curang dalam memimpin pertandingan.

Dibalik kemeriahan peringatan HUT RI di Kabupaten Luwu Utara, salah satu wasit yang memimpin pertandingan acap kali mengecewakan pemain.

Haerul salah satu manager tim futsal Panbers mengatakan wasit sangat tidak propesional memimpin pertandingan, aturan futsal tidak dikuasainya.

Hal senada juga diutarakan oleh salah satu Pemain dari Kampal FC atas nama Toing “wasit ini tidak pantas menjadi wasit pada turnamen resmi. Wasit atas nama Arman, ada baiknya jika tidak diikutkan lagi menjadi wasit pada turnamen futsal, karena menyalahi aturan kode etik perwasitan dan merugikan salah satu tim,” ujarnya

Betapa tidak wasit yang memimpin pertandingan membuat salah satu tim futsal kecewa dan harus menerima kekalahan atas keputusan wasit yang tidak propesional. “Kami pemain yang mewakili Kecamatan Rampi sangat kecewa dengan pak Arman (wasit futsal) yang memimpin pertandingan” ujar salah satu tim Atas nama Fredi.

Berdasarkan pantauan awak media celebes-news sangat terlihat jelas bahwa wasit tersebut atas nama Arman diduga ‘bermain mata’ dengan salah satu tim futsal yang dipimpinnya pada 13 Agustus lalu, sangat terlihat jelas.

Beberapa orang yang menyaksikan pertandingan juga sangat prihatin dengan keputusan wasit yang memutuskan bahwa gol yang tercipta dari tangan kiper ternyata dianggap sah, sementara dalam aturannya itu dinyatakan tidak sah.

Saat dikonfirmasi masalah tersebut kepada Rahmat Adam SPd, sebagai pengawas pertandingan futsal sekaligus tim pengawas wasit membenarkan bahwa gol yang tercipta dari kiper ke kiper tidak sah. Katanya

Ditambahkan lagi oleh Oma sebagai wasit 2 pada pertandingan tersebut bahwa Gol yang tercipta dari kiper ke kiper itu tidak sah.

Fredi pemain futsal yang dirugikan sangat mengharapkan agar wasit seperti Arman ini tidak lagi digunakan pada turnamen futsal dimana saja. Tuturnya

Fredi menambahkan bahwa Arman (wasit futsal) harus dipecat sebagai wasit, ini bukan wasit propesional. Ucapnya. (LAPORAN : FRANS)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here