KPK Pernah Pinjam Uang Rp5 M dari Adik Soeharto untuk OTT

0
57

KETERANGAN GAMBAR : Kongres Advokat Indonesia (KAI) Indra Shanun Lubis (kanan) berjabat tangan dengan Wakil Ketua Pansus Angket KPK Masinton Pasaribu (tengah) didampingi Wakil Ketua Pansus Angket KPK Taufiqulhadi (kiri)

 

 

Jakarta – Presiden Kongres Advokat Indonesia (KAI), Indra Sahnun Lubis menyebut KPK pernah meminjam uang kepada pengusaha Probosutedjo senilai Rp5 miliar untuk menjebak oknum pegawai Mahkamah Agung (MA) dalam operasi tangkap tangan (OTT).

“Informasi itu atas pengakuan langsung dari Probosutedjo selaku kliennya yang menyediakan uang Rp5 miliar. Mereka (KPK) pinjam untuk menjebak,” kata Indra saat rapat dengar pendapat umum (RDPU) bersama Pansus Hak Angket KPK di Gedung DPR, Kamis (31/8/2017).

Ia menjelaskan pemberian uang terjadi ketika Probosutedjo disadap KPK karena akan memberi suap kepada sejumlah pegawai di MA pada tahun 2006. Suap itu dilakukan Probosutedjo dalam rangka kasasi korupsi penyelewengan dana reboisasi milik pemerintah sebesar Rp100,9 miliar.

“Saat itu sejumlah penyidik KPK datang ke kediaman Probosutedjo untuk meminjam uang Rp5 miliar. Uang itu hendak dijadikan alat menjebak pegawai MA yang datang ke kediaman adik mantan Presiden Soeharto itu,” ujarnya.

Ia mengatakan setelah penerimaan uang terjadi kemudian para penyidik KPK bersembunyi di sejumlah sisi rumah Probosutedjo, sehingga melakukan operasi tangkap tangan terhadap para pegawai MA yang datang ke tempat tersebut.

Menurut dia, penangkapan dilakukan setelah oknum pegawai MA menerima uang Rp5 miliar yang disimpan di dalam boks yang ditaruh di atas meja.

“Mereka sembunyi-sembunyi. Ada dibalik kursi dan meja. Ketika orang MA datang, langsung orang KPK mengambil uang untuk tangkap tangan,” jelas dia.

Ia menambahkan setelah penangkapan itu, uang Rp5 miliar milik Probosutedjo tidak pernah dikembalikan oleh KPK, padahal KPK menyebut uang Rp5 miliar itu hanya dipinjam untuk menjebak hakim MA.

“Uang dipinjamkan tidak balik sampai sekarang, saya tagih sebagai kuasa hukumnya waktu itu tapi tidak dikembalikan,” tandasnya. (vn)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here