Tidak Rampung, Proyek Galian Plat Duiker Jalan Trans Sulawesi Desa Baebunta Luwu Utara Mulai Telan Korban

0
73

LUWU UTARA —- Disoroti beberapa kali oleh warga pengerjaan proyek galian pembangunan plat duiker jalan Trans Sulawesi Desa Baebunta, Luwu Utara tidak juga mendapatkan perhatian. Sudah beberapa bulan proyek ini tidak berjalan maksimal.

Warga yang tiap hari mengakses jalan mengeluhkan lambannya penyelesaiaan pengerjaan proyek ini dan membuat warga resah.

Bukan hanya itu, pengerjaan proyek jalan yang tidak rampung tersebut kini diperparah oleh kejadian lakalantas yang dialami oleh Sumarto (25) warga dusun Suka Makmur, Desa Samelung, Kecamatan Lamasi, Kabupaten Luwu yang meninggal akibat terjatuh pada, Senin 4 Agustus 2017 sekitar pukul 06.00 wita.

Korban meninggal akibat lakalantas diakui Kapolsek Baebunta Iptu Budi Amin, mengatakan, peristiwa naas menggemparkan warga sekitar, terjadi sekitar pukul 06.00 Wita.

“Sebenarnya ada dua korban, yang satu naik motor yang satunya lagi pengendara mobil avansa berwarna hitam sempat terguling-guling dan korbannya di bawah kerumah sakit Hikma Masamba,” kata Budi Amin.

Kasat Lantas polres Luwu Utara AKP Fitriawan menjelaskan bahwa proyek galian pembangunan plat duiker tersebut kurang safety.

“Masih kurang tanda-tanda pengaman atau rambu bahwa ada pekerjaan disitu. Sehingga membahayakan bagi pengendara yang melintas jalur trans sulawesi,” terang AKP Fitriawan.

Untuk itu kata AKP Fitriawan, pihaknya akan segera melakukan pemanggilan terhadap pemilik perusahaan yang mengerjakan proyek tersebut.

“Yang bertanggung jawab dalam musibah naas yang terjadi itu adalah yang mengerjakan proyek alias pemenang tender,” tegasnya. (*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here