Urus PAD Lutra, Tafsil Saleh Dinilai Tak Becus

0
13

LUWU UTARA, CNEWS —Badan Anggaran (Banggar) DPRD Luwu Utara, menyoroti kinerja Kepala Badan Pendapatan Daerah setempat, Tafsil Saleh.

Sorotan dilayangkan Banggar ketika pembahasan Kebijakan Umum Anggaran (KUA) dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (PPAS) di Ruang Rapat DPRD Luwu Utara, Jl Simpurusiang, Masamba, Sulawesi Selatan (Sulsel), Senin (11/9/2017).

Penyebabnya, turunnya Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang dianggarkan pada Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Perubahan 2017.

Dimana, pada APBD Pokok, PAD yang dianggarkan mencapai Rp 94.571.011.800, sementara di APBD Perubahan hanya Rp 92.971.994.065 atau terjadi penurunan Rp 1.599.017.735 atau 1,69 persen.

Anggota Banggar DPRD Luwu Utara, Edy Sudarto, menyebut adanya penurunan PAD merupakan bukti kegagalan Tafsil dalam mendongkrak PAD.

“Kami ingin ada penjelasan dari kepala badan terkait berkurangnya PAD,” ujar politisi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) ini.

Tafsil dalam penjelasannya menyebut, salah satu penyebab menurunnya PAD di APBD Perubahan akibat terhambatnya pembangunan tapak Bendung Baliase.

“Terhambatnya pembangunan Bendung Baliase juga berdampak pada menurunnya pendapatan dari sektor tambang gelongan galian C,” tuturnya (FRANS)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here