Pembangunan Satu Gedung, Anggaran Berbeda, IGD Dianggarkan Rp 4,3 Miliar.

0
6

PAREPARE, — Pembangunan lanjutan Gedung VIV Instalasi Gawat Darurat (IGD) Rumah Sakit Umum Daerah Andi Makkasau (RSUD) dianggarkan Rp. 4, 3 Miliar lebih dari Dana Alokasi Khusus (DAK) 2017. Pembangunan fisik Gedung ini bersambung dengan Pembangunan lanjutan Gedung Instalasi Gawat Darurat Kamar Bersalin (IGD-KB) yang berkaitan langsung dengan Gedung IGD dan proses Pembangunanya bersamaan.

Pembangunan Gedung di lokasi yang sama ini, dinilai berpotensi Pada jenis Pekerjaan yang sama, sementara penganggarannya berbeda.

Lokasi Pembangunan gedung di Eks.salah satu gedung di Kompleks Perumahan Dokter RSUD.Andi Makkasau ini, bediri 1 Gedung yang diklaim sebagai 2 Ruangan penindakan, Gedung VIV Instalasi Gawat Darurat (IGD) dan VIV Instalasi Gawat Darurat Kamar Bersalin (IGD-KB)

Atas Konsep Pembangunan ini, Sejumlah pihak menilai, technis Konstruksinya saling bersinggungan, bisa saja ada bagian dari Konstruksi yang tidak dikerja dari pihak Rekanan, karena Rekanan lainnya juga mengerjakan dalam perencanaan Konstruksinya.

“Bisa saja, ada konstruksi Technis Pekerjaan yang tidak dikerja pihak Rekanan lainnya, Karena Konstruksinya juga bahagian dari Rencana Konstruksi dari rekanan lainnya yang melaksanakan pembangunan Gedung disebelahnya” Terang As.Oedin.

Terkait hal ini, Pejabat Pekaksana Kegiatan (PPK) Anwar, dihubungi terkait technis Pelaksanaan ini, enggan memberikan jawaban, dihubungi Via WhatApp miliknya, dari 4 Pertanyaan yang dilayangkan, tidak.ada satupun jawaban yang diutarakan.

Terpisah, Muh.Sahur, Pengelola PT.Sas Konsersium selaku pelaksana Pembangunan Lanjutan Gedung VIV IGD Rp.4,3 Miliar lebih ini, dihubungu via Hand Phone, tidak memberikan tanggapan apa apa, no selulernya yang dihubungi aktif namun tidak diangkat angkat.

Direktur RSUD.Andi Makkasau dr.Renny, mengakui jika, Pembangunan Gedung itu merupakan 2 bahagian gedung Instalasi yang berbeda, Masing masing VIV IGD yang dianggarkan Rp.4,3 Miliar lebih dilaksanakan PT.Sas Konsersium dan Gedung VIV IGD-Kamar Bersalin dengan biaya Pembangunan lebih rendah.

Dijelaskannya, penempatan 1 Ruang Instalasi yang saling berdekatan ini, merupakan perencaaan dari Direktur sebelumnya yang melibatkan Tenaga Tehnis, dalam perencanaan dengan Pertimbagan Tindakan Medis, bisa dilakukan lebih cepat, ungkap Istri Mantan Anggota DPRD Parepare ini.(Effendy)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here