Warga Protes Iklan Kalla Toyota Karena Dianggap tidak Senonoh, Bapenda Juga Turunkan iklan Kalla Toyota di jalan Perintis Kemerdekaan Makassar

0
46

MAKASSAR — Warganet atau netizen protes dengan pemasangan iklan besar Kalla Toyota di tengah jalan Sultan Alauddin. Iklan promosi film menampilkan sepasang anak muda berseragam sekolah ini dianggap tidak senonoh. “Pemandangan yang tidak elok dan menjijikkan,” kata Harman Tajang dalam akun media sosialnya, Minggu 29 Oktober 2017.

Muhammad Abduh Rachman dalam status facebooknya mengatakan, sudah melayangkan nota keberatan atas iklan film ini ke Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Makassar. Agar segera mencopot iklan ini. “Kami beranggapan hal ini bertentangan dengan norma agama. Dan akan menggagalkan program jihad keluarga pemerintah Kota Makassar, jagai anak ta,” tulis Rachman. Rachman juga mengajak netizen agar tetap berprasangka baik terhadap film ini. Sebelum ditonton.

“Bila film ini menyesatkan generasi muda Kota Makassar, maka kami juga akan menyikapi dalam waktu tempo sesingkatnya,” kata Rachman.

Sementara itu, Kasubid Reklame, Parkir, dan Retribusi Daerah Bapenda Makassar, Adiyanto Said mengatakan sudah menerima laporan dan keluhan atas iklan film tersebut. “Segera kami turunkan,” kata Adiyanto.

Dia mengatakan, pemasangan iklan tersebut tanpa koordinasi dengan Bapenda. Sehingga tidak ada proses pemeriksaan sebelumnya. “Kemungkinan tadi malam baru dipasang. Karena kemarin belum ada kami lihat,” kata Adiyanto.

Menurut Adiyanto, pihak yang bertanggung jawab atas konten iklan ini adalah Kalla Toyota. Karena jelas tertulis dalam iklan sponsornya Kalla Toyota. “Yang tertulis dalam iklan yang bertanggung jawab,” katanya. CEO Kalla Toyota Hariyadi Kaimuddin yang dikonfirmasi terkait peristiwa ini belum memberikan jawaban. Telepon dan pesan singkat dari media belum dijawab.

Bapenda juga turunkan iklan Kalla Toyota di jalan Perintis Kemerdekaan

Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Makassar juga telah menurunkan iklan film di jalan Perintis Kemerdekaan. Setelah menurunkan poster film di Jalan Sultan Alauddin. Poster iklan film ini terpasang di billboard milik Kalla Toyota. “Tim sudah turunkan,” kata Kasubid Reklame, Parkir, dan Retribusi Daerah Bapenda Makassar, Adiyanto Said kepada media Minggu 29 Oktober 2017.
Dia mengatakan, pemasangan iklan tersebut tanpa koordinasi dengan Bapenda. Sehingga tidak ada proses pemeriksaan konten sebelumnya.
“Kemungkinan tadi malam baru dipasang. Karena kemarin belum ada kami lihat,” kata Adiyanto. CEO Kalla Toyota Hariyadi Kaimuddin mengatakan poster iklan film tersebut sudah dipublikasikan sejak hari Kamis 26 Oktober 2017.
Ada dua titik billboard Kalla Toyota yang dipinjam oleh produser film. “Jalan Sultan Alauddin dan Jalan Perintis Kemerdekaan,” katanya. Hariyadi mengaku dalam film ini, Kalla Toyota tidak berpartisipasi sebagai sponsor. Seperti pada film Uang Panai. “Makanya dapat info ini segera kami turunkan. Secara pribadi memang saya kurang setuju (gambar poster). Kurang pantas,” katanya seperti dikutip dari salah satu media online.
Sama sekali bukan iklan toyota. Gak ada hubungannya dengan Toyota. Ini murni hanya pinjam billboard,” tambah Hariyadi. Sebelumnya, warganet atau netizen protes dengan pemasangan iklan besar Kalla Toyota di tengah jalan Sultan Alauddin.
Iklan promosi film menampilkan sepasang anak muda berseragam sekolah ini dianggap tidak senonoh. “Pemandangan yang tidak elok dan menjijikkan,” kata Harman Tajang.
“Kami beranggapan hal ini bertentangan dengan norma agama. Dan akan menggagalkan program jihad keluarga pemerintah Kota Makassar, jagai anak ta,” tulis Muhammad Abduh Rachman seperti dikutip dari salah satu media online. (*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here