PARAH !!! Parepare Jadi Gerbang Narkoba, Akbar Faisal: Ini Sudah Darurat, Saya Akan Bicarakan Dengan BNN

0
43

PAREPARE, — Pelabuhan Nusantara Parepare saat ini dijadikan gerbang masuk yang empuk bagi para bandar dan sindikat peredaran gelap narkotika, jaringan Internasional (Malaysia-Indonesia). Terbukti, dalam kurun dua tahun terakhir, Kepolisian Resort (Polres) Parepare berhasil menggagalkan peredaran 50 kilogram narkotika jenis sabu.

Angka itu, selain sebuah prestasi juga merupakan warning bahwa Parepare yang dijadikan pintu masuk bagi para bandar dan gembong besar narkoba, khususnya di kawasan yang dikenal dengan sebutan segitiga mas, yakni Kota Parepare, Kabupaten Pinrang dan Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap).

Anggota Komisi III DPR RI Akbar Faizal, menaruh atensi khusus atas peredaran narkoba di Parepare. Akbar menyebut, bakal menyampaikan langsung hal ini kepada Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Komjen Pol Budi Waseso (Buwas).

Legislator NasDem itu juga menyampaikan apresiasi atas prestasi Polres Parepare yang berhasil menggagalkan peredaran 50 kilogram sabu dalam kurun dua tahun terakhir.

Namun demikian, disamping sebuah prestasi itu, kata Akbar, sekaligus juga merupakan warning bahwa Parepare adalah pintu masuk yang empuk bagi para bandar dan pengedar.

“Ini sudah darurat. Saya akan bicarakan hal ini dengan pak Buwas dan Kapolda. Termasuk, upaya penambahan fasilitas pengamanan di pelabuhan dan juga mendesak agar BNK dibentuk di Parepare. Harus ada langkah ekstrim jika kita ingin status dan kondisi Parepare sebagai gerbang narkoba berubah,” tegas Akbar, di depan Wakil Walikota Parepare Faisal Andi Sapada dan Kapolres Parepare AKBP Pria Budi, dalam rangkaian Kujungan kerjanya di Kota Parepare, Kamis (2/11/2017) malam.

Akbar juga menyempatkan diri berkunjung di Pelabuhan Nusantara Parepare, guna menyaksikan langsung proses pemeriksaan barang bawaan penumpang, di dermaga pelabuhan, Jumat (3/11/2017).

Giat dimulai pukul 06.30 Wita dan dihadiri Kapolres Parepare AKBP Pria Budi, Kapolsek Kawasan Pelabuhan Nusantara (KPN) AKP Saharuddin, GM Pelindo, KSOP Kota Parepare yang diwakili Kasi Lala Rusli, Kepala Bea dan Cukai Parepare diwakili Kasi Penindakan dan Penyidikan Siswo, GM PT Pelni Kota Parepare Supriatin, Kasat Intel Polres Parepare AKP Slamet, Kasat Lantas Polres Parepare AKP Andi Ali Surya dan Kasat Narkoba Polres Parepare.

Pada kesempatan itu, Akbar mengamati pemeriksaan polisi, dari barang yang turun dari KM Queen Soya. Selain pemeriksaan langsung, polisi juga menggunakan anjing pelacak unit K-9.

“Saya memantau langsung pelabuhan ini, untuk melihat suasana dan aktifitas bongkar muat disini. Karena sesuai dengan laporan pak Kapolres, rata-rata narkoba masuk melalui jalur laut,” kata Akbar.

Dia juga sempat berdialog dengan puluhan buruh panggul. Akbar mengajak peran serta para buruh untuk mencegah peredaran narkoba. “Kalau ada yang mencurigakan, jangan segan melapor ke polisi. Kita sendiri yang rugi kalau narkoba bisa leluasa masuk lewat pelabuhan,” ujarnya.

Akbar pun meminta agar pengawasan di Pelabuhan Parepare diperketat dengan alat X Ray, dan tidak menggunakan sistem manual lagi. (Effendy)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here