Cerita Haru Bhabinkantibmas Polsek Sabbang, Bripka Musliadi Gandeng Donatur Bantu Warga Miskin di Luwu Utara

0
51

Meski sudah banyak program pengentasan kemiskinan, namun masih ada saja warga miskin termasuk di Kabupaten Luwu Utara. Salah satunya Indo Kombong, warga Desa Salama, Kecamatan Sabbang, Seperti apa kehidupan sehari-harinya ?

Jumat (22/12/2017) pagi sekitar pukul 09.30 wita, Bhabinkamtibmas Polsek Sabbang, Bripka Musliadi SH medatangi rumah Indo Kombong, salah satu warga miskin di Desa Salama.

Kedatangan personel Bhabinkamtibmas itu disambut haru oleh Indo Kombong yang sehari-hari mengumpulkan kayu bakar di hutan lalu di jual kepada tetangga. Kondisi rumah Indo Kombong tampak memprihatinkan. Rumah itu lebih tepat disebut gubuk. Berdinding kayu lapuk yang sudah dimakan rayap dan beratap seadanya yang sudah banyak bocor. Dinding gubuk itu dipenuhi lubang-lubang kecil. Atap gubuk sudah bolong hingga terbuka menganga. Sehingga air dengan mudah membanjiri gubuk yang masih beralaskan tanah tersebut kala hujan.

Kamar tempat tidurnya hanya dibatasi kain. Sedangkan kamar mandinya terlihat kumuh dan bersatu dengan dapur. Kondisi dalam gubuk Indo Kombong itu seperti kapal pecah. “Kalau hujan deras, ibu ini terpaksa pasrah dan tidak bisa berbuat apa-apa.

Saat ini, Indo Kombong tinggal sendiri, ia sudah menempati gubuk itu sejak beberapa tahun silam. Ia tidak mampu membangun rumah layak huni. Pasalnya, Indo Kombong tidak memiliki pekerjaan tetap. Sehari-hari hanya mengumpulkan kayu bakar di hutan lalu di jual kepada tetangga agar bisa makan.

Perempuan itu hanya bisa meratapi nasibnya yang terpaksa menghuni “gubuk derita”. Indo Kombong sering mendengar berita bahwa pemerintah peduli rakyat miskin, namun sampai hari ini gubuk yang ditempatinya belum tersentuh bantuan, baik dari pemerintah daerah Luwu Utara. “Bisa disaksikan sendiri, bagaimana kondisi saya saat ini,” keluhnya.

Indo Kombong berharap pemerintah daerah Luwu Utara mau bermurah hati membantu rakyat miskin seperti dirinya. “Kami juga manusia seperti yang lainnya, butuh tempat tinggal yang layak untuk bisa hidup tenang,” katanya.

Selama ini ia tabah menunggu uluran tangan pemerintah. Ia yakin suatu saat pintu hati pemimpin akan terbuka untuk membantu rakyatnya yang miskin. Tapi jikapun tidak ada, ia tidak akan marah, sebab hanya orang kecil.

“Saya berterima kasih kepada bapak polisi Polsek Sabbang yang telah memberi sembako. Ini sudah mengurangi beban saya. Sekali lagi terima kasih bapak polisi Bhabinkantibmas Polsek Sabbang, semoga Allah SWT membalas semuanya,” ungkapnya.

Bhabinkamtibmas Polsek Sabbang, Bripka Musliadi mengatakan, aksi ini adalah salah satu bentuk kepedulian dirinya sebagai polisi dalam pelayanan kepada masyarakat sekitar. Salah satunya memberikan bantuan kepada warga miskin yang butuh pertolongan.

Ada pun bantuan yang diberikan adalah berupa sembako. “Benar-benar terharu kita melihat lantai yang beralasan tanah, seperti gubuk derita. Pokoknya tidak layak mereka tinggal di sana,” tuturnya.

Meski begitu, bantuan kepada Indo Kombong sendiri merupakan kerjasama dengan Donatur “RELAWAN RINDU SEDEKAH” dari RSUD A. DJEMMA Masamba. ( LAPORAN : SAMSIR BIRO MEDIA CELEBESNEWS LUWU UTARA )

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here