Periksa Walikota Makassar, Penyidik Polda Sulsel Naikan Kasus UMKM Lorong ke Tahap Penyidikan

0
34

KETERANGAN GAMBAR : Kuasa hukum Danny, Adnan Buyung saat diwawancarai wartawan.

 

 

MAKASSAR — Kuasa hukum Danny Pomanto, Adnan Buyung mengaku heran kasus dugaan korupsi program 7 sanggar lorong program pemerintah Kota Makassar, naik ke tahap penyidikan.

Ia mengatakan, penyidikan secara maraton itu dilakukan penyidik reserse kriminal khusus Polda Sulsel. Padahal sampai sekarang pertanyaannya masih sebatas jabatan Walikota. “Visi misi walikota, belum masuk materi pokok. Makanya saya heran, apalagi katanya ini sudah tahap penyidikan,” ungkap Adnan saat ditemui media di Mapolda Sulsel

Kasus ini kata Adnan, sedikit menimbulkan pertanyaan. Sebab kata dia, kasus ini secara mendadak naik ketahap penyidikan, tanpa diketahui, apakah sudah ada tersangka dalam kasus ini, atau minimal dua alat bukti sebagai dasar pengembangan.

“Saya tadi tanya soal ini, tapi saya diarahkan ke Direktur Kriminal Khusus. Olehnya itu, sampai sekarang saya belum ketemu beliau, hanya jawaban penyidik mengaku kasus ini sudah tahap penyidikan. Sebelumnya sudah pernah memeriksa kepala dinas yang bersangkutan dalam kasus ini,”pungkasnya.

Saat ini, ia meminta agar penyidik jangan berlama lama, sebab jika pemeriksaan kasus ini dilakukan atau diulur sampai Danny Pomanto harus bolak- balik.

“Tentu kami sudah tidak bisa berfikir positif, dan akan menganggap ini ada sesuatu yang berkaitan dengan Pilkada di Makassar. Pencurian saja itu pemeriksaannya berselang, ada jarak waktu, tapi kasus ini cepat sekali masuk Penyidikan.
Agak aneh padahal menurut ACC kasus Polda bukan cuman ini saja, dan banyak kasus korupsi ternyata penanganannya lambat,”paparnya. Sementara ditemui di Mabes Polda, Direktorat Kriminal Khusus Polda Sulsel, Kombespol Yudhiyawan enggan berkomentar saat ditanyai penyelidikan hingga Penyidikan kasus ini, serta cepatnya proses penyelidikan menuju penyidikan.
“Jangan saya, tanya penyidiknya langsung, atau tanya Kabid Humas, jangan saya,” ujarnya sebelum memasuki masjid Polda Sulsel. Hingga saat ini masih menjalani pemeriksaan setelah sempat melaksanakan salat duhur dan makan siang. Demikian dikutip dari salah satu media online. (*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here