Diduga Gelapkan Dana Desa, Kepala Desa Dedolo, Kecamatan Rampi, Hendri Naftaly Jadi Daftar Pencarian Orang Inspektorat Pemkab Luwu Utara

0
55

LUWU UTARA, CNEWS — Kepala Desa Dedolo Kecamatan Rampi Kabupaten Luwu Utara, Hendri Naftaly (47) kini terancam penjara. Musababnya, dia diduga menggelapkan dana desa tahun anggaran 2016.

“Benar kami mendapat laporan dan telah menyelidiki dugaan penggelapan dana desa tahun 2016 yang dilakukan oleh Kepala Desa Dedolo Kecamatan Rampi Kabupaten Luwu Utara, Hendri Naftaly telah menggunakan dana desa hingga ratusan juta rupiah tersebut,” terang Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD) Kabupaten Luwu Utara, Misbah kepada media, Senin (8/1/2018).

kasus tersebut, kata Misbah, telah ditangani oleh pihak Inspektorat untuk mengkaji jumlah kerugian negara yang ditimbulkan akibat perbuatan kepala Desa Dedolo Kecamatan Rampi tersebut. “Kasusnya kini telah ditangani oleh Inspektorat,” jelas Misbah.

Pencairan dana ADD tahun 2016 dengan dalih akan dipergunakan untuk kegiatan pembangunan yang dikelolanya sendiri.

Ditempat terpisah, Kepala Inspektorat Kabupaten Luwu Utara, M.Asyir Suhaeb menjelaskan, berdasarkan laporan hasil audit keuangan, Kades Dedolo telah merugikan keuangan negara sebesar Rp 400 juta.

Ditamabahkan oleh M.Asyir Suhaeb,sejak 6 November 2017 hingga Sabtu 6 Januari 2018, telah cukup tenggang waktu selama 60 hari kerja, tapi yang bersangkutan tidak muncul juga. Karena itu, terduga Kepala Desa Dedolo menjadi daftar pencarian orang oleh Inspektorat Kabupaten Luwu Utara, sebab telah membawa lari uang anggaran dana desa tahun anggaran 2016. (media)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here