Mengaku Ketua DPW Semmi Sulsel Melakukan Provokasi, Ilham Akan Tempuh Langkah Hukum

0
35

SINJAI, CNEWS — Ketua Serikat Mahasiswa Muslimin Indonesia (SEMMI) Kabupaten Sinjai, Ilham Hs melalui rilisnya Sabtu, 27 Januari 2018 membantah pengakuan oknum yang mengatasnamakan diri sebagai Ketua DPW Semmi Sulawesi Selatan (Sulsel).

Ilham Hs yang juga merupakan Wakil Ketua Umum DPP Semmi, tidak hanya menyesalkan pengakuan oknum tersebut yang dalam pemberitaan salah satu media terkesan telah mencaplok jabatan Ketua DPW Semmi Sulsel secara sepihak untuk kemudian mengecam aksi yang dilakukan Semmi Sinjai.
Kami ingin menegaskan dan menyampaikan kepada seluruh publik, bahwa dalam struktur organisasi Semmi, tidak digunakan istilah “Ketua DPW”, sebab pada tingkat provinsi  kita memakai istilah “Korwil”, dan di Provinsi Sulawesi Selatan ini Kprwil Semmi adalah Ustad Baihaqi Zakariah, dan tidak pernah ada ketua DPW.
Dengan demikian, siapapu yang mengatasnamakan diri sebagai Ketua DPW Semmi, sangat patut diduga kuat sebagai upaya pembohongan publik, kalau tidak sebagai upaya pendirian organisasi tandingan terhadap keberadaan lembaga Semmi yang sah.
“Kemudian terkait pernyataan oknum yang mengaku ketua DPW Semmi yang diberitakan salah satu media, sungguh sangat menyesatkan, bahkan terindikasi kuat adanya upaya provokasi dan fitnah yang terkesan hendak membangkitkan amarah dan kebencian masyarakat Sinjai terhadap Semmi Sinjai. Na’udzubillahimindzalik.” Ungkap Ilham.
Hal ini tentu tidak akan kami biarkan, Insya Allah kami akan berkoordinasi dengan Korwil Sulsel dan Ketum DPP SEMMI di Jakarta untuk menempuh langkah hukum guna meminta pertanggungjawaban oknum tersebut yang sudah mencemarkan nama Semmi Sinjai khususnya dengan dugaan fitnah dan hasutan kebencian.
Karena itu, Ilham Hs lantas mengklarifikasi jika aksi yang dilakukannya pada Kantor Panwaslu Kabupaten Sinjai pada beberapa hari lalu, bukan aksi penolakan terhadap program “BPJS Gratis” dari Pemerintah Kabupaten Sinjai, melainkan hanya aksi damai untuk meminta Panwaslu lebih pro aktif dalam melaksanakan tugas dan fungsinya.
Secara pribadi maupun kelembagaan, kami dari Semmi Sinjai, sangat mendukung pelaksanaan “BPJS Gratis” yang diprogramkan Pemerintah Daerah Kabupaten Sinjai, sekali lagi yang diprogramkan Pemerintah Daerah Kabupaten Sinjai, bukan program oknum yang menjadi bakal calon (balon) Bupati Sinjai.
Dalam hal ini, saya sengaja ingin menegaskan sikap dan pandangan Semmi terhadap istilah BPJS Gratis yang akhir-akhir ini seringkali dikaitkan dengan isu pilkada kemudian ada yang beranggapan sebagai program dari oknum balon Bupati Sinjai.
Karena pada prinsipnya, kami berpandangan bahwa sangat riskan untuk mengklaim program BPJS gratis sebagai program oknum balon bupati pada pilkada Sinjai 2018, sebab program ini akan dibiayai dengan APBD
Kabupaten Sinjai yang rencananya akan dimulai pada Pebruari Tahun 2018. Oleh karena program ini merupakan program  Pemerintah Daerah Kabupaten Sinjai sebagai tindak lanjut dari Inpres Nomor 8 Tahun 2017, maka Pemerintah
Kabupaten Sinjai telah mengajukan usul persetujuan penganggaran kepada DPRD Kabupaten Sinjai mendahului pembahasan perubahan APBD Kabupaten 2018.
Artinya, persoalan BPJS ini tidak akan mungkin bisa dibahas dalam lembaga dan pada forum terhormat DPRD Kabupaten Sinjai kalau itu usul dari oknum balon Bupati Sinjai, apalagi akan menggunakan dana APBD Kabupaten  Sinjai sebagai sumber pembiayaan.
Petahana saja seuai aturan dilarang menggunakan kewenangan, program, dan kegiatan pemerintah daerah untuk kegiatan pemilihan, sejak enam bulan sebelum tanggal penetapan pasangan calon sampai dengan penetapan pasangan calon terpilih.
Jadi dalam hal ada oknum balon Bupati mengklaim dan mengkampanyekannya sebagai programnnya guna meraup simpati pemilih, itu akan menjadi tugas Panwaslu untuk menindaklanjutinya, dan sebagai bagian dari warga masyarakat, Semmi merasa berkewajiban mengingatkan Panwaslu, bukan menolak program.
Diakhir rilisnya, Ilham Hs mengimbau kepada seluruh warga masyarakat Kabupaten Sinjai untuk tidak percaya dengan keberadaan DPW Semmi apalagi terhadap oknum yang mengaku sebagai ketua DPW Semmi.
Selanjutnya, Ilham juga meminta kepada seluruh warga masyarakat agar tidak terprovokasi dengan segala upaya fitnah, kecaman dan hasutan yang dilancarkan oknum tidak bertanggung jawab, apalagi dengan mengatasnamakan Semmi.
Segenap pengurus dan kader Semmi Kabupaten Sinjai menyatakan mendukung pelaksanaan pembayaran iuran BPJS bagi seluruh warga masyarakat Kabupaten Sinjai melalui APBD Kabupaten Sinjai sebagaimana yang telah diusulkan oleh Pemerintah daerah Kabupaten Sinjai dibawa kepemimpinan Bupati, H. Sabirin Yahya dan telah mendapat persetujuan DPRD Kabupaten Sinjai,Tetapi Melihat Undang-undang Pasal 89 ayat 2 itu melanggar untuk pertahana di mana bunyinya:
Bakal Calon Selaku Pertahana Dilarang mengunakan kewenagan Program dan kegiatan pemerintah daerah untuk kepentingan pemilihan 6 (Enam) bulan Sebelum tanggal penetapan pasangan calon terpilih. ( LAPORAN : ANDI RAHMAT )

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here