DPO Dua Tahun, Mantan Kepala Unit BRI Sinjai Dijebloskan ke Lapas Makassar

0
52
Terpidana kasus korupsi Kredit Usaha Rakyat (KUR) BRI Cabang Sinjai tahun 2012-2013, Arsyad Marnroyo (56) akhirnya dieksekusi oleh tim kejaksaan setelah buron selama dua tahun.
Mantan Kepala unit BRI Mannanti Kabupaten Sinjai, itu masuk dalam daftar pencarian orang (DPO) oleh Kejari Sinjai.
Ia DPO berstatus terpidana kasus yang ditangani Kejari Sinjai sejak tahun 2011 dengan kerugian negara sebesar Rp 680 juta. “Yang yang bersangkutan adalah DPO. Upaya eksekusi terpidana korupsi ini sudah dilakukan secara represif selama enam kali sejak tahun 2016, namun upaya itu selalu gagal,” kata Kajari Sinjai, Noer Adi saat di temui media di Lapas Kelas 1 A Makassar, Senin, 29 Januari 2018.
Eksekusi dilakukan Kejari Sinjai bersama tim Kejari Jeneponto, dengan pendekatan persuasif akhirnya menyerahkan diri secara sukarela ke Kejari Jeneponto.

“Eksekusi ini, berdasarkan putusan Mahkamah Agung Nomor : 395 K/Pid.Sus/2016 dengan putusan pidana penjara selama 3 tahun, denda sebesar Rp 100 juta,” kata Noer Sementara tim eksekutor yang dipimpin Kasi Pidsus kejari Sinjai, Hari Surachman mengatakan,Atas kelalaiann terpidana ini, terpidan telah terbukti menguntungkan orang lain (debitur fiktif).

“Hasil hitungan BPKP Sulsel kerugian negaranya itu sebesar Rp 680 juta. Saat ini, terpidana kita amankan di Lapas Makassar,” ungkapnya. Demikian dikutip dari salah satu media online. (*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here