Sempat Ricuh, Demo Buruh Bongkar Muat Pelabuhan Parepare Tuntut Transparansi di Koperasi

0
64

PAREPARE — Ratusan buruh bongkar muat pelabuhan yang tergabung dalam Tenaga Kerja Bongkar Muat (TKBM) melakukan aksi demonstrasi mengenai transparansi simpanan buruh di Koperasi TKBM. Aksi buruh itu sempat ricuh dengan sejumlah aparat pelabuhan.

“Kami mempertanyakan uang buruh yang kami simpan selama beberapa tahun ini. Kami membayar Rp 150.000 per lima bulan,“ kata Marwan, seorang buruh TKBM Pelabuhan Nusantara Kota Parepare, Sulawesi Selatan, Selasa (30/1/2018).

Ketua Koperasi TKBM Pelabuhan Nusantara Kota Parepare Yasser mengatakan, semua dana yang dikelola koperasi ada pertanggungjawabannya.

Yasser menambahkan, dana yang dibayar buruh sebesar Rp 150.000 per lima bulan digunakan untuk pembayaran BPJS Ketenagakerjaan para buruh pelabuhan.

“Dana Rp 150.000 per lima bulan itu untuk pembayaran BPJS Ketenagakerjaan para buruh. Selain itu, sisa dana yang kami kelola untuk membantu para buruh yang tertimpa kecelakaan kerja dan untuk membantu yang sempat istirahat bekerja karena sakit,“ ujar Yasser.

Sementara itu, Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Koperasi Kota Parepare Anwar Saad, saat menfasilitasi buruh dan pihak Koperasi TKBM, memanggil lima orang perwakilan buruh dan berdiskusi mencari solusi bersama.

“Kami pertemukan kedua belah pihak dan sifatnya kekeluargaan. Dalam pertemuan yang disaksikan oleh petugas syahbandar itu, kami akan mencari solusi agar permasalahan itu segera terselesaikan,“ ucap Anwar.

Aksi demonstrasi yang dilakukan ratusan buruh pelabuhan itu sempat melumpuhkan aktivitas bongkar muat pelabuhan di Pelabuhan Nusantara, Kota Parepare.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here