Pemda Luwu Utara Adakan Sosialisasi Pengisian e-LHKPN Serta Pencegahan Dan Pemberantasan Korupsi

0
42

LUWU UTARA, CNEWS — Pemerintah Kabupaten Luwu Utara mengadakan sosialisasi pengisian e-LHKPN serta pencegahan dan pemberantasan korupsi oleh Komisi Pemberantasan Korupsi Republik Indonesia (KPK-RI) dalam rangka mewujudkan tata pemerintahan yang bersih dan berintegritas mendukung tercapainya Penyelenggara Negara yang bersih dan bebas Korupsi, Kolusi, dan Nepotisme.

Dari pantauan awak media celebesnews, pada Rabu (31/1/2018) turut hadir dalam kesempatan itu, KPK-RI, Ketua dan anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Luwu Utara, sejumlah Kepala OPD , Camat dan Dirut PDAM Tirtabukae.

Dalam sambutan Bupati Luwu Utara Indah Putri mengatakan,”Penyelenggaraan kegiatan ini memiliki makna strategis dalam rangka mensosialisasikan gerakan anti korupsi di Luwu Utara, karena sadar atau tidak, otonomi daerah dan desentralisasi di satu sisi memberikan penguatan kewenangan kepada pemerintah daerah dalam melaksanakan fungsi otonomi pemerintahan, namun di satu sisi lain juga berdampak pada maraknya praktek korupsi di daerah.

Seterusnya ia juga mengatakan, korupsi sebagai tindakan penyalahgunaan kekuasaan yang melawan hukum sebetulnya tidak hanya membahayakan individu atau organisasi saja, namun dapat merugikan negara, melanggar Hak Asasi Manusia (HAM), mengancam stabilitas dan keamanan masyarakat, melemahkan institusi, merusak nilai-nilai demokrasi dan keadilan, membahayakan pembangunan berkelanjutan, mengakibatkan ekonomi berbiaya tinggi, menyebabkan inefisiensi dan pemborosan dalam ekonomi. Dalam kondisi yang lebih ekstrim, korupsi dapat menyebabkan kehancuran ekonomi, penderitaan dan kesengsaraan. Sebutnya

Bahkan Bupati Indah Putri mengatakan, “Banyak negara miskin dan berkembang terseok-seok, akibat maraknya praktek korupsi yang melahirkan kemiskinan, kemelaratan, dan penderitaan yang berkepanjangan. Tegasnya dengan nada volume suara yang meninggi bernuansa orator penuh keprihatinan.

Artinya, kata Bupati alumni Pesantre Datok Sulaiman Palopo ini, “Korupsi merupakan salah satu permasalahan yang mengerikan dan meresahkan. Di negara-negara miskin menjadi penentu hidup atau mati”. Negara yang gagal menekan angka korupsinya di ramalkan akan menhadapi permasalahan yang serius di masa mendatang, di mana korupsi berpotensi menjadi penghambat utama pencapaian target MDGs (Milenium Devepoment Goals). Ulasnya

Berkaca pada studi-studi tersebut, kata Bupati Indah Putri, “korupsi sebagai sebuah tindak pidana tentu harus di berantas dengan sungguh-sungguh”. Ajaknya penuh keseriusan dan ketegasan Korupsi harus terus menjadi musuh bersama yang membutuhkan exstra offort mulai dari aspek pencegahan sampai pada aspek penindakan. Sebutnya lagi

Sebagai bagian dari NKRI, Pemerintah Kabupaten Luwu Utara memiliki komitmen yang tinggi untuk mencegah dan memberantas korupsi. Sebagai wujud itu, kata Bupati Luwu Utara, kami telah menerbitkan Peraturan tentang Pedoman Pengendalian Gratifikasi di lingkungan Pemerintah Kabupaten Luwu Utara.

“Dengan melakukan sosialisasi pencegahan korupsi di lingkungan Pemerintah Kabupaten Luwu Utara. Tegasnya kembali Pada level penyelenggara pemerintahan dengan menetapkan para pejabat yang wajib melaporkan harta kekayaan ke KPK-RI.

Semua ini kami lakukan, kata Bupati Indah, “Untuk menggelorakan dan membudayakan anti korupsi di lingkungan Pemerintah Kabupaten Luwu Utara sebagai bagian dari dukungan kami terhadap gerakan anti korupsi secara nasional. Sebutnya

Pada kesempatan ini dirinya menyampaikan “Apresiasi dan penghargaan yang tinggi kepada KPK-RI yang telah hadir dalam rangka Sosialisasi Pengisian e-LHKPN serta Pencegahan dan Pemberantasan Korupsi.

Dan kita berharap kegiatan ini membawa manfaat yang fositif, dalam rangka menyosialisasikan gerakan anti korupsi secara nasional pada umumnya dan khusus untuk terwujudnya masyarakat Kabupaten Luwu Utara yang Sejahtera, Agamis dan Berbudaya. Sebutnya

Oleh karena itu, saya ingin menyampaiakan terimakasih kepada pelaksana dan narasumber yang telah mendukung sehingga kegiatan ini dapat terlaksana. Tutur Bupati Indah penuh keramahtamahan.

Kita berharap, semoga harapan-harapan yang ingin kita wujudkan melaui kegiatan ini benar-benar dapat terwujud, sehingga dalam kurun waktu yang singkat dapat menunjukkan progress berkurangnya pejabat yang terindikasi Tindak Pidana Korupsi.

Dengan membaca Bismillahirrohmanirrahim Bupati Indah membuka acara Sosialisai e-LHKPN tersebut. (LAPORAN : SAMSIR)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here