Hama Serang Tanaman Jagung, Petani di Desa Batu Alang, Luwu Utara Terancam Gagal Panen

0
158

LUWU UTARA, CNEWS — Hama ulat menyerang pertanian di sejumlah daerah di Kabupaten Luwu Utara, Sulawesi Selatan.

Menurut laporan salah satu warga bernama Firuddin kepada Celebesnews pada, MInggu (5/2/2018) tanaman jagung warga di Dusun Rongkong, Desa Batu Alang sangat memprihatinkan.

Hama uret mulai menyerang tanaman jagung milik petani mereka, dalam beberapa pekan terakhir. Hama yang membahayakan tanaman jagung tersebut, memang kerap muncul setiap curah hujan tinggi.

Akibat persebaran hama uret yang begitu cepat di musim hujan, sejumlah petani pun dibuat resah. Pasalnya, tanaman jagung yang baru berusia sekitar satu bulan lebih itu, terancam gagal panen karena serangan hama uret.

Hama sejenis ulat ini, menyerang tanaman jagung mulai dari akar, sehingga mempengaruhi kelangsungan pertumbuhan tanaman jagung. Pada bagian akar tanaman juga tampak seperti terdapat serbuk jamur, yang mengakibatkan tersendatnya pertumbuhan jagung.

Batang tanaman serta daun jagung, nampak berwarna kekuning-kuningan layaknya pohon yang sudah layu. Selain itu, pada hasil tongkol jagung juga terlihat tidak berkembang dengan baik, karena biji tongkol jagung tidak terisi penuh.

Konding, salah seorang petani jagung asal Desa Batu Alang menyebut, hama uret memang kerap menyerang setiap musim hujan. Apalagi saat curah hujan sedang tinggi-tingginya.

“Memang seperti biasanya setiap musim hujan maka akan muncul hama yang akan mempengaruhi setiap tanaman, termasuk tanaman jagung. Hama ini menyerang akar. Pertumbuhan jagung jadi terhambat. Adanya ya pas musim penghujan begini,” ucapnya.

Menurut dia, hama juga membuat akar tanaman jagung seperti berjamur. Akibatnya, penyerapan nutrisi dari tanah tidak maksimal. Sebagian tanaman jagung, akarnya malah membusuk diserang jamur. “Imbasnya, tanaman jagung ini mati tidak hidup pun tidak. Masih hidup tapi tidak berkembang. Buah jagungnya tidak bisa berkembang. Tongkolnya sebagian kosong tak terisi biji jagung,” ucapnya.

Akibat hama yang menyerang tanaman jagung tersebut, petani setempat terancam gagal panen. Diperkirakan, para petani akan menelan kerugian yang tidak sedikit. Per hektar lahan jagung, kerugian tidak tanggung-tanggung. Petani berharap, pemerintah setempat memberikan solusi atas hama ini. (LAPORAN : SAMSIR)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here