Kemana Beras Raskin Warga Desa Minanga, Kecamatan Rongkong, Sembilan Bulan Tidak Tersalur

0
53

LUWU UTARA, CNEWS — Dugaan korupsi dana raskin yang dilakukan oleh kepala desa Minanga Kecamatan Rongkong terpaksa membuat Mahasiswa Rongkong turun kejalan.

Mengungkapkan kegaduhan masyarakat desa  Minanga yang sudah beberapa  bulan terakhir tidak menerima dana raskin, melalui Abdul koordinator aksi HMRI Himounan Mahasiswa Rongkong  Indonesia, mengatakan bahwa raskin didesa Minanga tidak disalurkan ke masyarakat penerima manfaat.  Selama kurun waktu 9 bulan tidak ada Kejelasan dari pihak kepala desa.

Mengapa raskin tersebut sampai saat ini belum disalurkan, ” notabene dari dinas sosial sendiri sudah melakukan penyaluran” Kata Abdul Wahid dalam orasinya pada senin 19/02/2018.

Selain itu Abdul Wahid mengungkapkan bahwa sejak bulan Juli tahun 2017 hingga saat ini belum ada informasi dari kepala desa Minanga terkait bantuan sosial Raskin.

Sangat memprihatinkan sikap kepala desa  Minanga ini, betapa tidak bantuan yang diperuntukan   kepada masyarakatnya masih juga tidak jelas kemana arahnya sementara masyarakat penerima manfaat sangat membutuhkan.

Berdasarkan informasi yang dihimpun awak media Celebesnews bahwa jumlah penerima manfaat (Raskin) desa Minanga Kecamatan  Rongkong sebanyak 95 Keluarga Penerima manfaat (KPM), sehingga jumlah uang raskin yang tidak tersalur diperkirakan sebanyak Rp.43.605.000 dari harga satuan Rp.51.000 persak perbulan untuk satu penerima.

Saat dikonfirmasi kepada kelapa desa Minanga melalui via telephone diluar jangkauan.

Tidak hanya itu Soal pembangunan di Desa Minanga pada penggunaan Anggaran Dana Desa juga tidak becus.

Sekedar diketahui bahwa 3 Kecamatan Seko, Limbong dan Rampi diprioritaskan karena akses transportasi yang tidak mendukung sehingga penyalurannya bukan dalam bentuk beras lagi tetapi uang tunai sesuai harga satuan beras raskin diserahkan kepada Keluarga Penerima Manfaat (KPM). (LAPORAN : FRANS)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here