Kepala Dinas dan Bendahara Dinas Perikanan dan Kelautan Takalar Ditahan

0
81

TAKALAR — kejaksaan Negeri Takalar secara resmi menahan Kepala Dinas Perikanan dan Kelautan (DPK) Kabupaten Takalar, Muh Asbar, dan Bendahara pengeluaran Syahriani, Kamis, (15/3/18) sore.

Sebelumnya itu, Polres Takalar sudah menetapkan Asbar sebagai tersangka bersama dua orang pegawai Dinas Kelautan dan Perikanan, Muh Nadir dan Syahriani, pada 15 September 2017.

Ketiganya menjadi tersangka penggelapan dana proyek pada tahun 2016 dan merugikan negara Rp1,6 miliar.

Kepala Seksi Pidana Khusus (Kasi Pidsus) Kejari Takalar, Zen Hadianto, mengatakan, “Iya, benar. Kami menahan dua orang tersangka untuk kepentingan penanganan perkara selama 20 hari ke depan”.

“Penahanan dilakukan itu sudah sesuai aturan perundangan berlaku,” terangnya.

Dikatakan Zen, Kejaksaan diberikan kewenangan melakukan penahanan dengan pertimbangan menghindari penghilangan alat bukti dan melarikan diri.

“Untuk Kasubag keuangan belum ditahan, kita tunggu perkembangan pemeriksaan sajalah,” kata Zen.

Kasus yang menjerat ketiganya berawal dari temuan dari Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) perwakilan Sulsel.

BPKP Sulsel menemukan dana pembangunan sebesar Rp1,6 Milyar, tidak dapat dipertanggungjawabkan oleh Dinas Kelautan dan Perikanan. Demikian diktuip dari salah satu media online. (*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here