Perancang Patung Colliq Pujie Barru Diancam 20 Tahun Penjara

0
71

BARRU — Polemik kasus pembangunan patung Colliq Pujie terus berproses, bahkan salah satu tersangka yang kini telah ditingkatkan menjadi terdakwah dalam kasus ini, yakni Dicky Chandra.

Dalam proses pembangunan patung colliq Pujie ini, Dicky Chandra, merupakan konsultan perancang dalam proses pembangunan patung ini sendiri, bahkan tersangka ini telah ditetapkan sebagai terdakwah dan dilakukan penahanan sejak 8 Maret lalu oleh pihak Kejaksaan Negeri Barru.

Kepala Seksi Intelijen, Kejaksaan Negeri Barru, Erwin, mengatakan, pihaknya melakukan penahanan terhadap terdakwa sejak 8 Maret lalu, di lapas kelas 1 Makasaar.

“Dicky Chandra ini sendiri telah kami tahan sejak 8 Maret lalu di lapas kelas 1 Makassar setelah kasusnya kami registrasi di Pengadilan Tipikor Makassar,” katanya, Selasa 10 April 2018. Erwin, menuturkan, dalam dakwaan yang diajukan dalam sidang di PN Tipikor Makassar, Dicky Chandra diancam pidana sesuai dengan Pasal 2 ayat 1, Subsider pasal 3 junto pasal 15, junto pasal 18 ayat 1, undang-undang nomor 31 tahun 1999, junto Undang-undang 20 tahun 2001, tentang tindak pidana korupsi.
“Dalam dakwaan yang kami bacakan sesuai dengan pasal, yang didakwakan kepada tersangka, dirinya diancam pidana penjara maksimal 20 tahun penjara, yang mana Dicky Chandra ini diduga kuat terlibat langsung dengan terdakwa sebelumnya, Yudi Askoro,” jelas dia.
Terkair dasar dilakukannya penahanan terhadap terdakwa Dicky, karena berdasarkan dengan pasal dan ancaman hukuman pidana yang di dakwakan kepada pelaku.
“Kita takutkan terdakwa ini melakukan upaya untuk menghilangkan barang bukti, dan secara subjektifnya penahanan ini tidak lain bagaimana memperlancar proses persidangan yang dilakukannya,” terang Erwin.
Diapun mengaku, jika terdakwa Dicky dalam kasus ini sendiri telah melalui tahap sidang perdana sejak 5 April yang lalu, rencananya agenda selanjutnya akan digelar pada pekan depan dengan agenda pembacaan eksepsi.
“Agenda selanjutnya itu akan dilakukan pada pekan depan dengan agenda sidang pembacaan eksepsi,” terang dia. Sekadar diketahui, dalam pemeriksaan kasus dugaan korupsi pengadaan patung Colliq Pujie ini, ditemukan kerugian negara di dalamnya yang mencapai Rp 714,8 juta.(*) 

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here