Laporan Setahun tak Direspon Polisi, DPD IPP-RI Sulsel Datangi Mapolres Sinjai

0
47

SINJAI, CNEWS — Ketua Advokasi Ikatan Pemuda Peduli Rakyat Indonesia (DPD IPP-RI Sulsel) Muhammad Anis bersama team Hukum DPP IPP-RI dan Lembaga Bantuan Hukum Dato7a (LBH Dato7a) Suwandi Arham,S.H menyampaikan pengaduan secara tertulis Kasus proyek Nasional agraria (PRONA) yang telah dilaporkan Di Polres Sinjai pada tanggal 2 Oktober 2017 lalu.

Muhammad Anis mengungkapkan kunjungan ke Mapolres Sinjai ini karena dinilai tidak mampu menyelesaikan kasus prona tersebut yang sebelumnya telah pernah dilaporkan.

DIkatakannya, adapun yg menjadi dasar Hukum pengaduan ini berdasarkan Pasal 108 ayat 1 dan ayat 2 KUHAP ,Pasal 12 huruf e UU No.20 Tahun 2001 tentang perubahan atas UU No.31 tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi, serta Perpres Nomor 87 tahun 2016 tentang Saber pungli.

“Maka dari itu kami meminta kepada Pihak Polda Sulsel utk melakukan gelar Perkara di Polda Sulsel demi terwujudnya kepastian Hukum dan tetap pada asas semua sama dimata Hukum (Equality Before The Law)” proses penyelidikan di Polres Sinjai sudah terlalu lama dan tidak ada kepastian mengenai penyelidikan tersebut sehinnga kami menyampaikan pengaduan ini kepolda sulawesi selatan. Dan bila mana kasus ini tidak ditindak lanjuti oleh pihak Polda Sulsel kami akan membawa masalah ini ke ranah yang lebih tinggi yaitu Rowassidik Bareskrim Mabes Polri,” tandas muhammad Anis. (LAPORAN : SUPRIADI)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here