Dinas PU Sinjai dan Rekanan PT Agung Perdana Bulukumba dan CV Maccoli Lolo Dilapor ke Kejaksaan

0
68

SINJAI — Lembaga Missi Reclassering Republik Indonesia (LMR – RI) cabang Sinjai akhirnya melaporkan kasus proyek Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Sinjai tahun 2017 ke Kejaksaan Negeri (Kejari) Sinjai.

Selain melaporkan Dinas PUPR, pihak LMR RI Sinjai juga melaporkan dua perusahaan yang menjadi rekanan pada pekerjaan jalan Tahun 2017 Dinas PUPR, yakni PT. Agung Perdana Bulukumba dan CV. Maccoli Lolo.

Ketua LMR RI Sinjai, Andi Bahar Dinata kepada media, Minggu (15/4/2018) mengungkapkan bahwa pihaknya menemukan terjadi kesalahan pada beberapa pekerjaan jalan Hotmix yang dikerjakan PT. Agung Perdana Bulukumba dan CV. Maccoli Lolo yang terindikasi merugikan negara.

“Hasil investigasi kami pada pekerjaan Peningkatan ruas Koro-Pattongko dan ruas jalan Lancibung-Pude yang menelan anggaran Rp 9,9 Milyar dan pekerjaan jalan ruas jalan Raddae-Bakae dan ruas jalan Mangarabombang – Tui dengan anggaran Rp 8,6 Milyar yang dikerjakan PT. Agung Perdana kami menemukan adanya dugaan indikasi Mark-up dan pekerjaan jalan yang tidak memenuhi standar spesifikasi,” ungkapnya.

Andi Bahar juga menemukan kesalahan serupa pada Pekerjaan jalan yang dikerjakan CV. Maccoli Lolo. ” Dari total Rp 23,6 Milyar yang dikerjakan CV. Maccoli Lolo yang tersebar di beberapa titik seperti ruas Bongkong-Kaleleng, ruas jalan Caile Pepera, ruas jalan Hilalang-Paria, dan ruas jalan Lamatti Riattang-Paria modus pekerjaannnya hampir sama sehingga sangat berpengaruh pada mutu aspal karena tidak memenuhi standar,” jelasnya.

Lanjut Andi Bahar menegaskan hasil temuan itulah yang mendasari pihaknya melaporkan kasus tersebut ke Kejaksaan Negeri Sinjai.
“Kami sudah laporkan kasusnya, lengkap dengan bukti LHP, Kontrak dan hasil hitungan kerugian negaranya. Dan semoga pihak
Kejaksaan segera menindaklanjuti laporan kami,” katanya.

Sementara Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Sinjai, Noer Adi, SH,MH membenarkan laporan tersebut. Kami sudah terima laporannya
dan sementara kami pelajari dulu untuk ditindaklanjuti,” ujarnya

Sementara Kadis PUPR Sinjai, Ir. Ishak ketika dikonfirmasi tidak bisa dihubungi karena HPnya tidak aktif.

Diketahui dari Total anggaran Rp 92,6 M yang dikelola Dinas PUPR yang berasal dari Dana Alokasi Umum (DAU) dan Dana Alokasi
Khusus (DAU) Tahun 2017 dan dikerjakan beberapa perusahaan seperti PT. Agung Perdana Bulukumba, CV. Maccoli Lolo. Juga turut
PT. Cahaya Seppang Bulukumba, PT. Ilham Tiga, PT. Cipta Bahagia Utama, PT. Ilham Jaya Construction, dan PT. Yunita Putri Tunggal. Demikian dikutip dari salah satu media online. (*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here