Festival Fea Desa Pandak, Luwu Utara Mendapat Apresiasi

0
50

LUWU UTARA, CNEWS — Wakil Bupati Luwu utara, Muh Thahar Rum bersama Ketua DPRD Luwu utara Mahfud Yunus, Kapolres Luwu Utara, AKBP Boy FS Samola, S,ik MH beserta Pimpinan SKPD hadir melihat penampilan Kasidah Modern seperti Tari Mipare, Tari Sumajo Orang Tua, tari Maissong, Kasidah Klasik dan pentas kuliner Nusantara.

Panitia Muh.Said mengucapkan terimah kasih kepada pimpinan PT. jas mulia yg telah membantu dan kepada pemda luwu Utara telah mendukung sepenuhnya kegiatan restival Fea Desa pandak ini. “Kami akui banyak kendala yang muncul dalam persiapan Festival Fea Desa ini namun karena semangat gotong royong yang tinggi akhirnya kagiatan ini bisa berjalan dengan baik. tujuan dari kegiatan ini adalah bagaimana kita bisa mningkatkan kreatifitas pemuda dan mngembangkan jiwa seni pemuda,” ujarnya pada, Sabtu (14/4/2018).

Kepala desa Pandak, Nasrum menjelaskan kegiatan ini dilaksanaka setiap Dua tahun satu kali. “Kami sangat berterimakasih kepada semua pihak yang telah mendukung kegiatan ini dan terkhusus kalau kapolres mengizin kan tahun berikutnya kagiatan festival fea Desa ini akan lebih meriah lagi,” ungkapnya.

Kapolres Luwu Utara mengapresiasi anak mudah di desa pandak ini luar biasa sekali semangat anak muda yang ada didesa ini melakukan terobosan luar biasa. “Harapan saya dengan adanya kegiatan ini akan memberikan kontribusi positf terutama bisa mempengaruhi desa lain untuk melakukan kegiatan yg positif seperti ini juga. Silakan generasi mudah harapan bangsa kita berkreasi dengan kegiatan positif semoga ini adalah salah satu untuk cita-cita kita semua kedepannya,”tandasnya.

Wakil bupati turut memberikan apresiasi telah berkreasi mengadakan acara ini yang sangat meriah. “Muda-mudahan kegiatan ini bisa berlanjut ke tahun berikutnya karena kegiatan yang positif seperti ini sangat jarang kita temui apalagi yang melaksanakan kegiatan ini para anak mudah desa penerus bangsa. kami pemerintah luwu Utara mendukung sepenuhnya kagiatan festival Fea Desa pandak,” pungkasnya. (samsir)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here