Disoal Warga, Janji Inspektorat Pangkep Tinjau Lokasi Proyek Pemecah Ombak Hanya Sebatas ‘Manis Di Bibir’ Warga Kecewa !!!

0
31
PANGKEP, CNEWS —, Warga masyarakat Pulau Badi menagih janji Inspektorat untuk turun langsung ke lokasi proyek pembangunan pemecah ombak serta mengecek bantuan mesin katinting kepada sejumalh warga.
Sesuai Surat kesepakatan bersama (SKB) yang ditandatangani Sekda, Asisten satu dan masyarakat saat berunjuk rasa di kantor bupati beberapa hari lalu menjadi acuan untuk mendesak pemerintah agar menepati janjinya, surat tersebut disepakati bahwa pemerintah akan turun langsung ke lokasi proyek satu minggu setelah aksi unjuk rasa, namun sampai saat ini belum terealisasi.
Dg. Kio, tokoh masyarakat yang merasa kecewa dengan janji sekretaris daerah (Sekda) dan Asisten satu dimana kesepakatan yang dituangkan dalam surat yang dibubuhi materai sampai sekarang belum dibuktikan.
“Sudah satu bulan lebih kami tunggu janji pak sekda atau inspektorat untuk mengecek langsung proyek di pulau kami, tapi sampai hari ini janji itu belum ditepati”, tegas Dg. Kio, Minggu, (06/05/2018)
Kami tidak ingin masalah ini berlarut-larut, seharusnya pihak pemerintah jangan mengulur waktu, kami sangat mengharapkan pihak pemerintah untuk mengecek langsung ditempat kami, tambahnya.
Unjuk rasa yang dilakukan masyarakat pulau Badi di kantor bupati bulan lalu merupakan bentuk kekecewaan masyarakat kepada kepala desa Mattirodeceng Kecamatan Liukang Tupabiring.
Penggunaan anggaran yang disalurkan untuk pembangunan desa dan bantuan untuk masyarakat diduga ada penyimpangan.
Mirisnya lagi, ulah kades bertepatan saat didemo memerintahkan kepada ketua RT-nya menyebarkan selebaran kepada masyarakat untuk ditandatangani yang isi selebaran itu tidak diketahui, karena mayoritas warganya kurang pendidika dann, sementara warga diintimidasi untuk menandatangani surat tersebut.
Ternyata diketahui surat yang ditandatangani warganya merupakan dukungan kepada kepala desa dan menyatakan bahwa apa yang dilakukan sekelompok warganya merupakan provokasi dan berita hoax.
Kepala desa, Asrar saat dikonfirmasi melalui telepon selularnya yang jawab istrinya, “pak desa baru saja keluar”, kata istri kepala desa. ( LAPORAN : BASIR )

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here