Merasa Dirugikan, Ratusan Petani Sawit Luwu Utara Seruduk Kantor DPRD

1
37

LUWU UTARA, CNEWS — Ancaman perusahaan PT Jas Mulia untuk tidak menerima pembelian kelapa sawit membuat patani petani di Luwu Utara berang dan melampiaskan kekesalan mereka dengan mendatangi kantor DPRD Luwu Utara pada, Selasa (22/5/2018). Pemicunya, gara-gara komentar Kepala Dinas Perkebunan pada salah satu media yang meminta petani untuk tidak melakukan panen disikapi oleh pihak perusaan ini sebagai bentuk protes dan tidak menerima sikap tersebut.

Akibatnya, ratusan petani sawit mendatangi kantor DPRD Luwu Utara dan meminta agar mereka tidak dirugikan buntut dari pernyataan kepala Dinas Perkebunan seperti telah dimuat pada salah satu media cetak lokal.

Bila tidak segera disikapi dan mendapat tanggapan, petani kelapa sawit mengancam akan membongkar buah sawit mereka di gedung wakil rakyat Luwu Utara yang mencapai puluhan truk yang siap jual ke PT Jas Mulia.

Kedatangan ratusan petani sawit ini memang cukup berasalan sebagai aksi protes. Itu karena, buah sawit mereka yang siap jual ditolak oleh PT Jas Mulia, sehingga mereka mendatangi gedung DPRD sebagai bentuk protes.

Di DPRD Luwu Utara, para petani sawit ini diterima oleh pimpinan dewan dan siap mencarikan solusi atas persoalan yang terjadi.

Sementara itu, General Manager PT Jas Mulia Luwu Utara, Darmawan mengungkapkan, sikap perusahaan untuk menghentikan pembelian sawit dari petani ini juga karena tidak menerima pernyataan Kepala Dinas Perkebunan Luwu Utara seperti dilansir pada salah satu media cetak lokal yang meminta petani untuk tidak melakukan penen.

“Kami tegaskan kehadiran kami berinvestasi di Luwu Utara adalah turut memberi konstribusi positif terhadap pembangunan daerah. Nah, kalau seperti ini sikap pemerintah daerah, investor tidak akan nyaman dan pengusaha bisa saja merugi,”tandasnya.

Oleh karena itu, pihaknya baru akan melakukan pembelian dari petani sawit bila suasananya sudah kondusif dan ada jaminan dari pemerintah daerah. (LAPORAN : SAMSIR BIRO CELEBESNEWS LUWU UTARA)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here