Rawan Dimanfaatkan, Panwas Diminta Awasi Politisasi Lembaga Sosial

0
34

PAREPARE, CNews.com — Beragam cara dilakukan pasangan calon (paslon) untuk mendulang suara jelang pemilihan. Salah satu yang rawan dimanfaatkan dan dipolitisir, adalah penyaluran bantuan, zakat, infaq dan sedekah lewat lembaga sosial.

“Bawaslu sudab mewanti-wanti hal ini sejak awal tahun. Karena Pilkada beririsan waktu dengan Ramadan, sehingga pemberian dari lembaga sosial rawan jadi modus. Apalagi jika lembaga itu melibatkan pihak yang punya kepentingan politis, ” ungkap Ketua Pospera, Syaharuddin.

Dirinya berharap, lembaga sosial termasuk yang bekerja menyalurkan zakat infaq sedekah menjaga independensi dan maruah lembaganya. “Jika memilih ikut arus politik dengan memanfaatkan lembaga, pertanggungjawabannya berat. Bukan hanya didunia, tetapi juga diakhirat. Ingat barang itu adalah amanat dan hak umat. Tidak boleh ada unsur politik baik disengaja maupun tidak,” tegasnya.

Ia juga mengingatkan imbauan yang pernah disampaikan Bawaslu, agar masyarakat membayarkan zakat dan menyalurkan infaq serta sedekahnya lewat lembaga resmi yang independen, serta minim melibatkan oknum yang punya kepentingan politik.

“Kalau lembaga penyalur itu sudah diindikasi politis, sebaiknya jangan salurkan zakat infaq sedekah disana. Cari lembaga lain yang lebih amanah,” ujarnya

Sebelumnya, muncul sorotan terhadap aktifitas salah satu lembaga zakat di Parepare karena melibatkan istri paslon. Sekretaris Perindo Kota Parepare, Abdul Aziz Said meminta Panwaslu bersikap atas hal tersebut.

“Itu seharusnya tidak boleh karena istri paslon. Jangan sampai dimanfaatkan untuk kepentingan politik. Lembaganya boleh saja bagi-bagi, tapi seharusnya istri paslon tidak dilibatkan untuk menjaga kondusifitas politik dan independensi lembaga itu sendiri,” tegasnya. (Effendy)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here