JPU Tuntut Taufan Pawe Tiga Bulan Penjara

0
34

PAREPARE, CNew.Com — Sidang kasus dugaan pelanggaran pemilukada terkait pemanfaatan program berupa pembagian beras sejahtera (rastra) yang diduga dipolitisasi, terus bergulir di Pengadilan Negeri Parepare.

Terdakwa Taufan Pawe (TP) dituntut Jaksa Penuntut Umum (JPU) selama 3 bulan penjara atau 6 bulan masa percobaan dan denda Rp 3.000.000. Hal ini diungkapkan Ketua Tim Jaksa Penuntut Umum, Idil SH, MH, saat dikonfirmasi awak media melalui selulernya, Jumat (29/6/2018).

“Kita sudah bacakan Tuntutan kami, 3 bulan penjara dengan masa percobaan 6 bulan dan Rp.3 juta denda kepada terdakwa,” akuh Idil.

Menurut Idil, Pasal yang dijeratkan sesuai dengan hasil penyidikan penyidik Gakkumdu yaitu Pasal 188 Jo Pasal 71 (3) Undang-Undang No 10 tahun 2016 tentang Pilkada.

Pembacaan tuntutan di depan Majelis Hakim yang dipimpin Andi Nurmawati SH, MH, yang juga Ketua Pengadilan Negeri Parepare, digelar Kamis 28 Juni 2018.

“Usai pembacaan Tuntutan, Tadi Sidang Agenda Pembelaan dan rencananya sebntar malam (Jumat 29/6) agenda tanggapan dari JPU,” tutur dia.

Sekadar diketahui, Taufan Pawe yang juga Ketua DPD Partai Golkar Parepare itu terlibat dalam proses penyerahan beras sejahtera itu diserahkan langsung oleh TP.

Kasus ini mulai berproses, usai salah seorang warga Abdul Rasak melaporkan hal tersebut di Panwaslu.

Sebelumnya Taufan Pawe didiskualifikasi, KPU terkait sangsi Administrasi-nya, namun proses hukum Banding di Mahkamah Agung meloloskan kembali TP sebagai Calon Walikota dan Wakil Walikota Parepare.

Panwaslu selain merekomendasi sangsi Administrasi juga dijerat sangsi Pidana, dimana sangsi Pidana tengah diproses lanjut di Pengadilan Negeri Parepare saat ini. (Effendy)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here